Tag Archives: Banten

Melahirkan Jelang Ikut Tes CPNS

1 Des

9-tan-malaka

 

 

 Niat Dewi Yuliani (24) dan Neli Apriani (26) untuk menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) luar biasa besarnya. Kedua ibu rumah tangga itu mengikuti tes CPNS di lingkungan Pemkab Pandeglang dengan nasib berbeda meski dengan niat yang sama-sama kuat.

Dewi Yuliani mengikuti tes dalam kondisi hamil tua sehingga akhirnya gagal untuk mengisi soal-soal tes karena keburu melahirkan. Padahal kemarin Dewi sudah datang ke lokasi tes di SDN Pandeglang 4 bersama dengan suaminya. Namun sebelum tes dimulai sekira pukul 08.30 WIB, tiba-tiba Dewi merasakan perutnya mules seperti akan melahirkan. Beruntung, suaminya, cepat tanggap dan buru-buru membawa Dewi ke sebuah klinik. Namun tidak diketahui, di klinik mana Dewi melahirkan.

Lain lagi cerita yang dialami Neli Apriani. Ibu rumah tangga muda ini lebih beruntung karena berhasil mengikuti tes lantaran sudah melahirkan pada Sabtu (29/11) lewat operasi caesar. Meski baru satu hari melahirkan, namun semangat Neli untuk menjalani tes CPNS kemarin tidak kendor.

Neli -yang mengambil formasi guru, mengisi soal-soal tes di SDN Saruni 2, Pandeglang. Dengan tangan masih diinfus, warga Kampung Karya Mukti, Desa Bama, Kecamatan Pagelaran, itu mengerjakan soal di sebuah ruangan khusus. Saat mengerjakan soal, Neli sendiri saja tetapi diawasi oleh pengawas. Bahkan ia tidak mempedulikan jepretan kamera wartawan yang terus membidiknya. Sementara di luar ruangan, sang suami bernama Sertu Solihul Huda menunggu dengan setia. (*)

 

Iklan

SMA 17 Serang Digoncang Isu Video Porno

18 Nov

*Sejumlah Guru dan Siswa Tak Mengenali Pelaku

SERANG – Warga Kota Serang yang suka berinternet kini digegerkan dengan beredarnya sebuah video adegan mesum. Video ini sudah beredar luas lewat internet dengan nama file SMA 17 Serang.

Gambar pelaku dalam adegan tersebut sengaja difoto pakai kamera digital untuk diperlihatkan (dikonfirmasikan) ke pihak SMA YP 17 Serang, namun sejumlah siswa dan guru tidak mengenalinya.

Informasi tentang adanya video porno ini diperoleh Radar Banten pada Minggu (16/11) dari sejumlah warga yang kedapatan sedang mengunduh (download) video itu di salah satu warung internet (warnet) di Kota Serang. Video berdurasi lebih dari 3 menit ini beredar luas di situs-situs tempat penyimpanan data, seperti rapidshare, filestube, dan rapidlibrary. Video ini gampang didapat dengan menggunakan mesin pencari (search engine).

File video ini terdiri dari berbagai ekstension, di antaranya 3gp, wmv, dan rar. Hasil penelusuran di situs penyimpan data file, diduga file video porno ini sudah beredar luas sejak pertengahan tahun ini. Hal ini setidaknya terlihat dari tanggal penyebaran video di situs yang tercatat pada 22-05-2008.

Dalam video yang diduga dibuat melalui kamera telepon genggam ini tampak seorang perempuan berambut sebahu sedang bersebadan dengan seorang pria yang tak tampak wajahnya di layar. Video diduga dibuat di sebuah hotel.

Saat Radar Banten mendatangi SMA 17 Serang, sejumlah guru merasa kaget dengan kabar adanya video mesum yang beredar dengan menggunakan file nama sekolahnya. Pihak sekolah yang lokasinya dekat dengan Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Serang, ini membantah video mesum yang yang beredar di internet saat ini dilakukan oleh anak didiknya.

“Perempuan dalam video ini terlihat dewasa, saya yakin itu bukan anak kami. Saya juga belum pernah melihat wajah perempuan itu di sekolah,” ungkap Wakil Kepala SMA YP 17 Bidang Kurikulum Martajaya kepada Radar Banten, Senin (17/11).

Ia juga memanggil sebagian guru untuk mengenalinya. Namun dari lima guru yang dimintai keterangan, semuanya mengaku tak mengenali sosok perempuan berkulit putih yang ada di video itu.

Untuk lebih meyakinkan kalau perempuan yang ada di video itu bukanlah siswi SMA 17 Serang, Radar Banten menanyakan kepada perwakilan siswa dari tiap kelas. “Semuanya ada 7 kelas. Dua kelas untuk masing-masing kelas 1 dan 2, dan 3 kelas untuk kelas 3,” ungkap Martajaya.

Martajaya mengaku, bila sosok yang ada dalam video itu siswanya, maka akan memberikan sanksi. “Kalau memang itu anak kami, tentu akan kami keluarkan. Tapi hingga kini, kita belum tahu identitasnya. Saya memang belum pernah lihat. Saya rasa alumni juga tak ada,” tutur Martajaya.

Begitu pula dari sekitar 10 siswi yang dipanggil untuk mengenalinya, semuanya tak kenal. Namun ada dua siswi yang mengaku pernah melihat wajah perempuan itu. Sayangnya, kedua siswi tersebut tak ingat pernah bertemu di mana. “Mungkin pernah papasan  (bertemu muka-red) di jalan teh,” ungkap salah satu siswi itu.

Radar Banten juga sempat menanyakan identitas perempuan itu kepada sejumlah pelajar di depan sekolah. Serupa dengan 10 siswi tadi, semua siswa yang sedang nongkrong itu mengaku tak mengenal perempuan dalam video itu yang didokumentasikan kamera digital. (qizink/mg-inna)

 

Catatan :

Pengumuman CPNS 2008 Kota Serang Ditunda

7 Okt

Warga yang hendak mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) harus kembali bersabar. Pasalnya, pengumumam pendaftaran seleksi CPNS yang semula akan diumumkan hari Selasa (7/10) ini ditunda hingga pertengahan bulan Oktober mendatang.

“Pengumumannya diperkirakan nanti pada 14 Oktober,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang Akhmad Benbela, Senin (6/10).

Penyebab penundaan, kata Benbela, antara lain karena belum ada kejelasan persyaratan untuk masing-masing formasi CPNS. Mekanisme perekrutan juga masih dibahas di Pemprov Banten. “Seleksi CPNS ini akan dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota di Banten. Penundaan pengumuman ini tak hanya di Kota Serang, tapi di seluruh kabupaten/kota se-Banten,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penundaan ini juga karena belum adanya payung hukum untuk penggunaan anggaran sebab APBD Perubahan Kota Serang tahun 2008 belum disahkan. “APBD Perubahan masih menunggu evaluasi dari Gubernur,” ujarnya.

Penjabat Walikota Serang Asmudji HW membenarkan penundaan pengumuman CPNS 2008. “Anggaran untuk seleksi CPNS ini sudah dialokasikan, tapi perlu payung hukum untuk mengeluarkannya yakni setelah APBD Perubahan dievaluasi,” ujarnya.

Diinformasikan, pada tahun pertama penerimaan CPNS ini, Kota Serang mendapatkan kuota sebanyak 497 pegawai yang seluruhnya dialokasikan untuk pelamar umum. (qizink)

Berita Terkait

* Penerimaan CPNS 2008 di Kota Serang Akhir Agustus

* Kuota CPNS Banten 2008

* Ratusan Warga Kirim Lamaran CPNS

* Seleksi CPNS Dilakukan Serentak

* Pemkot Serang Minta Kuota CPNS 700 Pegawai

 

Kuota CPNS Banten 2008 Sebanyak 3.396

29 Agu

# Seleksi Awal Oktober

 

SERANG – Pemerintahan se-Banten telah mendapatkan kepastian kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 3.396 untuk pemprov dan pemkab/pemkot minus Kabupaten Tangerang. Kuota ini untuk honorer, umum, dan sekretaris desa. Sementara untuk Kota Serang sepenuhnya untuk umum.

“Pemprov sudah mendapatkan informasi dari masing-masing kabupaten/kota, kecuali dari Kabupaten Tangerang. Mungkin Kabupaten Tangerang belum memasukan data,” terang Acid Syamsuri, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Kamis (28/8).

Kuota untuk pemprov sebanyak 194 pegawai, Kota Serang 497, Kota Cilegon 550, Pandeglang 629, Kota Tangerang 515, Kabupaten Lebak 473, dan Kabupaten Serang 538. Sedangkan Kabupaten Tangerang belum ada laporan. Acid mengatakan, seleksi CPNS dilakukan akhir September atau awal Oktober. “Pemprov yang akan melaksanakan,” ujarnya.

Di tempat berbeda, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Roesjiman Soetma Atmadjo mengatakan, usulan pengangkatan sekdes menjadi CPNS diusulkan 1.214 orang. Mereka tersebar di Kabupaten Serang 324, Kabupaten Lebak 273, Kabupaten Pandeglang 309, Kabupaten Tangerang 299, dan Kota Tangerang 10.

Kepala BKD Kota Serang Akhmad Benbela membenarkan kuota CPNS untuk Kota Serang. Kata dia, kuota CPNS Kota Serang sebanyak 497 dialokasikan untuk umum. “Pada Rabu (27/8) lalu saya sudah menghadap ke Deputi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Men PAN) untuk kuota. Tahun ini kita mendapatkan kuota 497 untuk umum, karena kita belum memiliki tenaga honorer. Kepastian ini sudah kita laporkan ke Penjabat Walikota,” jelas Akhmad Benbela.

Kuota CPNS untuk Kota Serang di bawah jumlah pegawai yang diajukan Pemkot Serang sebanyak 720 pegawai. “Tapi ini lebih besar dari yang kita perkirakan. Awalnya kita perkirakan hanya bakal mendapatkan 300,” ungkapnya.

Benbela menyebutkan, kuota CPNS dibagi untuk formasi tenaga pendidik atau guru sebanyak 290, tenaga kesehatan sebanyak 138, dan 69 untuk tenaga teknis. Benbela mengatakan, formasi untuk CPNS ini untuk minimal diploma tiga (DIII). “Tahun ini SMA tidak dapat. Kita sudah mengupayakan agar SMA juga dapat tapi pusat tidak memberikan. Banyak alasannya di antaranya pegawai SMA merupakan kelompok yang lama memiliki karir kepegawaian. Tapi di tahun mendatang akan terus kita upayakan,” ujarnya.

Mengenai pelaksanaan seleksi CPNS, Benbela mengungkapkan, akan dikoordinir Pemprov dengan dilakukan serentak bersama kabupaten/kota lain di Provinsi Banten. Benbela memprediksi, seleksi akan dilakukan setelah Lebaran atau pada awal Oktober. “Rencananya pada 6 Oktober,” ungkapnya. (qizink/inna)

 

 

 

Berita Terkait

* Penerimaan CPNS 2008 di Kota Serang Akhir Agustus

* Ratusan Warga Kirim Lamaran CPNS

* Seleksi CPNS Dilakukan Serentak

* Pemkot Serang Minta Kuota CPNS 700 Pegawai

‘Perempuan Gerabah’

26 Agu

 

 

Setelah lima bulan berproses, teater Studio Indonesia kembali menggelar pementasan teater yang bertajuk Perempuan Gerabah karya/sutradara Nandang Aradea pada tanggal 25-27 Agustus 2008 pukul 20.00 Wib di halaman Kafe Kebun Oregano Jl Bhayangkara no 17 Serang Banten. Garapan yang diusung oleh enam aktor ini; Taufik P. Pamungkas, Dedi Setiawan, Suryadi Sally Al-Faqir, Arip Fr, Desi Indriyani dan Mak Meryamah dipangungkan dalam konsep teater arena melingkar.

Tentang gagasan pertunjukan  

Tanah adalah tubuh kita, sumber segala kehidupan yang digambarkan sebagai tempat di mana terdapat susu dan madu yang berlimpah. Selain itu, tanah adalah juga metafor kelahiran dan segala sumber masalah, petaka dan kekacauan. Dan Perempuan Gerabah adalah personifikasi masyarakat kapitalisme yang gaya hidupnya digiring terus-menerus untuk mengkonsumsi,  yang cita rasanya dapat dibentuk, dipengaruhi dan diantisipasi. Ia rela diperintah serta mau melakukan apa yang diharapkan, seperti ditempatkan dalam mesin sosial tanpa banyak rewel. Ia diarahkan tanpa paksaan, dipimpin tanpa pemimpin, didorong tanpa tujuan—Ia menciptakan sesuatu, selalu bergerak, selau berputar, selalu berfungsi serta tak pernah menyerah. Ia terjebak dalam rutinitas yang ketat, dalam kerja-kerja mekanik. Ia kehilangan arah transendensi. Menghancurkan dan membangun. 

Kita sekarang ini hidup di dunia yang berantakan, yang berkeping-keping, yang bergulat entah untuk apa, yang bergerak dalam panik, yang memberhalakan pangkat namun memuja intelektual, yang seirama dalam ketakberiramaan, yang paradoks, yang dilematis, yang bahagia sekaligus sakit, yang pintar tapi rakus, yang menyeru hemat energi sambil mengendarai mobil yang boros bahan bakar, yang toleran namun sinis, yang merdeka namun terikat.

Manusia dengan susah payah membangun dunia (gerabah, sebagai analogi), dan setelah jadi sebuah bentuk, manusia merayakannya, membanggakannya, tapi di kemudian hari dunia itu jadi tak berharga, retak, pecah, diinjak-injak kaki sendiri dengan entah harus sakit entah harus bahagia. Tengoklah hubungan diri kita dengan demokrasi. Kita membangun demokrasi, memujanya, tapi kemudian kita meludahinya dan tidak mempercayainya. Tengoklah hubungan kita dengan tempat kita bekerja: pada mulanya kita berharap diterima, setelah diterima kita pun membanggakannya, dan setelah itu kita membencinya, bahkan ingin meruntuhkannya (seperti yang terjadi pada dunia buruh). Tengok pula dunia pendidikan, ada banyak guru yang mendidik dan sekaligus menghardik. Bahkan pada dunia cinta, kita dapat menyaksikan proses-proses perkenalan yang bertambah cepat (karena fasilitas media hp dan internet), tapi bersamaan dengan itu ada banyak sekali proses perceraian, dan bahkan ada pula proses pembunuhan dengan alasan yang sama: cinta. Cinta dan mutilasi tiba-tiba. memiliki hubungan yang dekat.

Dunia macam itu kiranya yang ingin disampaikan Nandang Aradea dalam Perempuan Gerabah  bersama teaterStudio Indonesia . Bagi yang berminat untuk mengapresiasi harap menghubungi Inayatul Fadhilah dengan nomor kontak 081808100440 atau Kafe Kebun Oregano

Jl Bhayangkara 17 Serang Banten Tlp. 0254-201487

Monumen Perjuangan Tak Terawat

14 Agu

Sejumlah monumen perjuangan di Kota Serang tak terawat. Monumen Perjuangan ’45 Masyarakat Babnten yang berada di sekitar Alun-alun Serang dan tugu di sekitar Taman Sari Serang, tampak memprihatinkan.

Sebagian dinding Monumen Perjuangan ’45 sudah mulai retak. Selain itu, tumpukan sampah terlihat berserakan di sekitar monumennya.

Monumen yang diresmikan 24 November 1980 oleh Gubernur KDH TK.I Jawa Barat H.A Kunaefi itu terdiri atas 4 patung utama yang berada di bawah patung garuda. Dari empat patung yang ada, kondisi paling memprihatinkan adalah patung yang berada di paling depan. Bagian lengan kanan patung mirip tenaga medis tersebut sudah lama putus. Begitupun di bagian sekitar punggungnya yang terlihat retak.

Relief yang berada di sekeliling monumen juga kondisinya hampir serupa. Beberapa bagiannya sudah terkelupas.

Muharben, pedagang minuman di belakang monumen itu menyayangkan dengan kondisi monumen perjuangan yang tak terawat. “Kelihatannya saja tidak menarik. Bagaimana orang-orang mau melihat ke monumen kalau penampilannya saja sudah tak menarik,” ujarnya.

Pria yang mengaku sudah bertahun-tahun berjualan di tempat tersebut mengungkapkan, setiap hari memang ada petugas yang menyapu sekitar monumen. “Kalau dicat hanya menjelang 17 Agustus. Saya berharap monumen ini direnovasi dan diperbaiki lagi. Kan sudah banyak yang retak,” katanya lelaki yang tinggal di Kaujon itu.

Monumen yang terdapat di Taman Sari Kota Serang juga terlihat serupa. Walau bangunannya masih terlihat kokoh, sejumlah relief di sekitar monumen ini terlihat sudah terkelupas. Bahkan rumput ilalang tampak tumbuh liar di sekitar patungnya.

Saat ini, monumen tersebut telah beralih fungsi menjadi lahan parkir trukdan menjual tanaman hias. (inna)

Novelku Dibaca Lewat Ponsel

4 Agu

Pada Jumat (1/8) lalu, saya ditelpon mbak Windu dari Dar! Mizan. Saya yang sedang liputan paripurna di DPRD Kota Serang harus dengan seksama menerima telpon mbak Windu. Soalnya aku tak mau gara2 telponku aku diplototi para anggota dewan yang merasa terganggu dengan celotehanku.

Telpon dari mbak Windu sebenarnya cukup singkat. Ia hanya menanyakan apakah aku sudah menerima surat permohonan persetujuan naskah novelku yang berjudul ‘Gerimis Terakhir’ agar bisa diunduh lewat ponsel. Karena sejak 4 tahun lalu aku sudah tak lagi tinggal bersama ortu. Sementara alamat yang aku kirimkan waktu ngasih naskah ke Dar! Mizan masih menggunakan alamat ortu… jadi aku belum tahu tentang isi surat itu. Keluargaku di rumah juga gak kasih kabar tentang surat itu.

“Kira-kira mas qizink terima nggak?”

dengan cepat dan tanpa memikirkannya aku pun membalasnya silahkan saja.

Ya, setelah empat tahun, novel pertamaku itu beredar dalam edisi cetak. Aku merelakan ‘anak pertama dari imajinasiku’ itu untuk berkeliaran lewat digital, walaupun aku sendiri belum tahu bagaimana proses unduhnya…. semoga saja dengan lewat ponsel, naskah novelku itu dapat semakin mudah dibaca masyarakat….. hehehe…