Tag Archives: serang

SMA 17 Serang Digoncang Isu Video Porno

18 Nov

*Sejumlah Guru dan Siswa Tak Mengenali Pelaku

SERANG – Warga Kota Serang yang suka berinternet kini digegerkan dengan beredarnya sebuah video adegan mesum. Video ini sudah beredar luas lewat internet dengan nama file SMA 17 Serang.

Gambar pelaku dalam adegan tersebut sengaja difoto pakai kamera digital untuk diperlihatkan (dikonfirmasikan) ke pihak SMA YP 17 Serang, namun sejumlah siswa dan guru tidak mengenalinya.

Informasi tentang adanya video porno ini diperoleh Radar Banten pada Minggu (16/11) dari sejumlah warga yang kedapatan sedang mengunduh (download) video itu di salah satu warung internet (warnet) di Kota Serang. Video berdurasi lebih dari 3 menit ini beredar luas di situs-situs tempat penyimpanan data, seperti rapidshare, filestube, dan rapidlibrary. Video ini gampang didapat dengan menggunakan mesin pencari (search engine).

File video ini terdiri dari berbagai ekstension, di antaranya 3gp, wmv, dan rar. Hasil penelusuran di situs penyimpan data file, diduga file video porno ini sudah beredar luas sejak pertengahan tahun ini. Hal ini setidaknya terlihat dari tanggal penyebaran video di situs yang tercatat pada 22-05-2008.

Dalam video yang diduga dibuat melalui kamera telepon genggam ini tampak seorang perempuan berambut sebahu sedang bersebadan dengan seorang pria yang tak tampak wajahnya di layar. Video diduga dibuat di sebuah hotel.

Saat Radar Banten mendatangi SMA 17 Serang, sejumlah guru merasa kaget dengan kabar adanya video mesum yang beredar dengan menggunakan file nama sekolahnya. Pihak sekolah yang lokasinya dekat dengan Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Serang, ini membantah video mesum yang yang beredar di internet saat ini dilakukan oleh anak didiknya.

“Perempuan dalam video ini terlihat dewasa, saya yakin itu bukan anak kami. Saya juga belum pernah melihat wajah perempuan itu di sekolah,” ungkap Wakil Kepala SMA YP 17 Bidang Kurikulum Martajaya kepada Radar Banten, Senin (17/11).

Ia juga memanggil sebagian guru untuk mengenalinya. Namun dari lima guru yang dimintai keterangan, semuanya mengaku tak mengenali sosok perempuan berkulit putih yang ada di video itu.

Untuk lebih meyakinkan kalau perempuan yang ada di video itu bukanlah siswi SMA 17 Serang, Radar Banten menanyakan kepada perwakilan siswa dari tiap kelas. “Semuanya ada 7 kelas. Dua kelas untuk masing-masing kelas 1 dan 2, dan 3 kelas untuk kelas 3,” ungkap Martajaya.

Martajaya mengaku, bila sosok yang ada dalam video itu siswanya, maka akan memberikan sanksi. “Kalau memang itu anak kami, tentu akan kami keluarkan. Tapi hingga kini, kita belum tahu identitasnya. Saya memang belum pernah lihat. Saya rasa alumni juga tak ada,” tutur Martajaya.

Begitu pula dari sekitar 10 siswi yang dipanggil untuk mengenalinya, semuanya tak kenal. Namun ada dua siswi yang mengaku pernah melihat wajah perempuan itu. Sayangnya, kedua siswi tersebut tak ingat pernah bertemu di mana. “Mungkin pernah papasan  (bertemu muka-red) di jalan teh,” ungkap salah satu siswi itu.

Radar Banten juga sempat menanyakan identitas perempuan itu kepada sejumlah pelajar di depan sekolah. Serupa dengan 10 siswi tadi, semua siswa yang sedang nongkrong itu mengaku tak mengenal perempuan dalam video itu yang didokumentasikan kamera digital. (qizink/mg-inna)

 

Catatan :

Monumen Perjuangan Tak Terawat

14 Agu

Sejumlah monumen perjuangan di Kota Serang tak terawat. Monumen Perjuangan ’45 Masyarakat Babnten yang berada di sekitar Alun-alun Serang dan tugu di sekitar Taman Sari Serang, tampak memprihatinkan.

Sebagian dinding Monumen Perjuangan ’45 sudah mulai retak. Selain itu, tumpukan sampah terlihat berserakan di sekitar monumennya.

Monumen yang diresmikan 24 November 1980 oleh Gubernur KDH TK.I Jawa Barat H.A Kunaefi itu terdiri atas 4 patung utama yang berada di bawah patung garuda. Dari empat patung yang ada, kondisi paling memprihatinkan adalah patung yang berada di paling depan. Bagian lengan kanan patung mirip tenaga medis tersebut sudah lama putus. Begitupun di bagian sekitar punggungnya yang terlihat retak.

Relief yang berada di sekeliling monumen juga kondisinya hampir serupa. Beberapa bagiannya sudah terkelupas.

Muharben, pedagang minuman di belakang monumen itu menyayangkan dengan kondisi monumen perjuangan yang tak terawat. “Kelihatannya saja tidak menarik. Bagaimana orang-orang mau melihat ke monumen kalau penampilannya saja sudah tak menarik,” ujarnya.

Pria yang mengaku sudah bertahun-tahun berjualan di tempat tersebut mengungkapkan, setiap hari memang ada petugas yang menyapu sekitar monumen. “Kalau dicat hanya menjelang 17 Agustus. Saya berharap monumen ini direnovasi dan diperbaiki lagi. Kan sudah banyak yang retak,” katanya lelaki yang tinggal di Kaujon itu.

Monumen yang terdapat di Taman Sari Kota Serang juga terlihat serupa. Walau bangunannya masih terlihat kokoh, sejumlah relief di sekitar monumen ini terlihat sudah terkelupas. Bahkan rumput ilalang tampak tumbuh liar di sekitar patungnya.

Saat ini, monumen tersebut telah beralih fungsi menjadi lahan parkir trukdan menjual tanaman hias. (inna)

Petani Sweeping Gudang Pupuk PT Pusri

1 Jul

Sejumlah petani melakukan sweeping ke dalam gudang pupuk urea bersubsidi di PT Pupuk Sriwijaya Pemasaran Daerah Banten-DKI, Penancangan, Kota Serang, Senin (30/6).

Mereka ingin memastikan ketersediaan pupuk urea di gudang tersebut. Hal ini, dikarenakan hampir dalam sebulan terakhir ini para petani kesulitan mendapatkan pupuk urea. Baca lebih lanjut