Tag Archives: PNS

Pengumuman CPNS 2008 Kota Serang Ditunda

7 Okt

Warga yang hendak mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) harus kembali bersabar. Pasalnya, pengumumam pendaftaran seleksi CPNS yang semula akan diumumkan hari Selasa (7/10) ini ditunda hingga pertengahan bulan Oktober mendatang.

“Pengumumannya diperkirakan nanti pada 14 Oktober,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang Akhmad Benbela, Senin (6/10).

Penyebab penundaan, kata Benbela, antara lain karena belum ada kejelasan persyaratan untuk masing-masing formasi CPNS. Mekanisme perekrutan juga masih dibahas di Pemprov Banten. “Seleksi CPNS ini akan dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota di Banten. Penundaan pengumuman ini tak hanya di Kota Serang, tapi di seluruh kabupaten/kota se-Banten,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penundaan ini juga karena belum adanya payung hukum untuk penggunaan anggaran sebab APBD Perubahan Kota Serang tahun 2008 belum disahkan. “APBD Perubahan masih menunggu evaluasi dari Gubernur,” ujarnya.

Penjabat Walikota Serang Asmudji HW membenarkan penundaan pengumuman CPNS 2008. “Anggaran untuk seleksi CPNS ini sudah dialokasikan, tapi perlu payung hukum untuk mengeluarkannya yakni setelah APBD Perubahan dievaluasi,” ujarnya.

Diinformasikan, pada tahun pertama penerimaan CPNS ini, Kota Serang mendapatkan kuota sebanyak 497 pegawai yang seluruhnya dialokasikan untuk pelamar umum. (qizink)

Berita Terkait

* Penerimaan CPNS 2008 di Kota Serang Akhir Agustus

* Kuota CPNS Banten 2008

* Ratusan Warga Kirim Lamaran CPNS

* Seleksi CPNS Dilakukan Serentak

* Pemkot Serang Minta Kuota CPNS 700 Pegawai

 

Iklan

Kuota CPNS Banten 2008 Sebanyak 3.396

29 Agu

# Seleksi Awal Oktober

 

SERANG – Pemerintahan se-Banten telah mendapatkan kepastian kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 3.396 untuk pemprov dan pemkab/pemkot minus Kabupaten Tangerang. Kuota ini untuk honorer, umum, dan sekretaris desa. Sementara untuk Kota Serang sepenuhnya untuk umum.

“Pemprov sudah mendapatkan informasi dari masing-masing kabupaten/kota, kecuali dari Kabupaten Tangerang. Mungkin Kabupaten Tangerang belum memasukan data,” terang Acid Syamsuri, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Kamis (28/8).

Kuota untuk pemprov sebanyak 194 pegawai, Kota Serang 497, Kota Cilegon 550, Pandeglang 629, Kota Tangerang 515, Kabupaten Lebak 473, dan Kabupaten Serang 538. Sedangkan Kabupaten Tangerang belum ada laporan. Acid mengatakan, seleksi CPNS dilakukan akhir September atau awal Oktober. “Pemprov yang akan melaksanakan,” ujarnya.

Di tempat berbeda, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Roesjiman Soetma Atmadjo mengatakan, usulan pengangkatan sekdes menjadi CPNS diusulkan 1.214 orang. Mereka tersebar di Kabupaten Serang 324, Kabupaten Lebak 273, Kabupaten Pandeglang 309, Kabupaten Tangerang 299, dan Kota Tangerang 10.

Kepala BKD Kota Serang Akhmad Benbela membenarkan kuota CPNS untuk Kota Serang. Kata dia, kuota CPNS Kota Serang sebanyak 497 dialokasikan untuk umum. “Pada Rabu (27/8) lalu saya sudah menghadap ke Deputi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Men PAN) untuk kuota. Tahun ini kita mendapatkan kuota 497 untuk umum, karena kita belum memiliki tenaga honorer. Kepastian ini sudah kita laporkan ke Penjabat Walikota,” jelas Akhmad Benbela.

Kuota CPNS untuk Kota Serang di bawah jumlah pegawai yang diajukan Pemkot Serang sebanyak 720 pegawai. “Tapi ini lebih besar dari yang kita perkirakan. Awalnya kita perkirakan hanya bakal mendapatkan 300,” ungkapnya.

Benbela menyebutkan, kuota CPNS dibagi untuk formasi tenaga pendidik atau guru sebanyak 290, tenaga kesehatan sebanyak 138, dan 69 untuk tenaga teknis. Benbela mengatakan, formasi untuk CPNS ini untuk minimal diploma tiga (DIII). “Tahun ini SMA tidak dapat. Kita sudah mengupayakan agar SMA juga dapat tapi pusat tidak memberikan. Banyak alasannya di antaranya pegawai SMA merupakan kelompok yang lama memiliki karir kepegawaian. Tapi di tahun mendatang akan terus kita upayakan,” ujarnya.

Mengenai pelaksanaan seleksi CPNS, Benbela mengungkapkan, akan dikoordinir Pemprov dengan dilakukan serentak bersama kabupaten/kota lain di Provinsi Banten. Benbela memprediksi, seleksi akan dilakukan setelah Lebaran atau pada awal Oktober. “Rencananya pada 6 Oktober,” ungkapnya. (qizink/inna)

 

 

 

Berita Terkait

* Penerimaan CPNS 2008 di Kota Serang Akhir Agustus

* Ratusan Warga Kirim Lamaran CPNS

* Seleksi CPNS Dilakukan Serentak

* Pemkot Serang Minta Kuota CPNS 700 Pegawai

Ratusan Warga Kirim Lamaran CPNS

26 Agu
SERANG–Walau kuota dan jadwal seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemkot Serang belum dipastikan, sejumlah warga sudah mengirimkan surat lamaran.
Warga mengirimkannya secara langsung ke Pemkot atau melalui pos. Surat lamaran itu kini menumpuk di pos Satpol PP di dekat pintu gerbang Pemkot. “Jumlahnya ratusan. Sudah dimasukkan dalam dus,” terang petugas piket Satpol PP, Jumat (22/8).

Kiriman surat lamaran ini terjadi sejak sekitar dua pekan terakhir ini. Para pengirim tak hanya berasal dari wilayah Kota Serang. “Dari Cilegon juga banyak,” ujarnya.

Hendra, seorang warga, mengirimkan lamaran karena mendapatkan informasi bahwa dalam waktu dekat ini Pemkot membuka seleksi CPNS untuk pendaftar umum. “Teman saya juga sudah banyak yang tahu,” jelasnya.

Walau telah diberi penjelasan bahwa seleksi CPNS belum resmi dibuka, Hendra yang datang bersama seorang rekannya tetap menitipkan surat lamaran ke Pemkot. “Biar aja lamarannya disimpan di sini. Siapa tahu nanti ada panggilan,” ujarnya penuh harap.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ahmad Benbela menegaskan, warga tak usah mengirimkan surat lamaran CPNS terlebih dahulu karena belum ada keputusan tentang pelaksanaan seleksi. “Nanti kalau sudah ada keputusan, pasti akan kita umumkan,” ungkapnya.

Disinggung tentang kuota, Benbela mengatakan, Kamis (21/8) lalu dirinya menghadap ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara untuk konsultasi kepegawaian di Pemkot, termasuk kuota CPNS. Kendati demikian, ia menegaskan, kuota tersebut belum didapatkan. “Kita diminta untuk menghadap kembali pada Selasa (26/8) atau Rabu (27/8) depan. Kita berharap kuotanya tak jauh dari yang kita usulkan,” ungkapnya, seraya menyebutkan Pemkot mengusulkan 720 pegawai baru. (qizink)

 

* Penerimaan CPNS 2008 di Kota Serang Akhir Agustus

* Seleksi CPNS Dilakukan Serentak

* Pemkot Serang Minta Kuota CPNS 700 Pegawai

* Kuota CPNS Banten 2008 sebanyak 3.396

 

 

Seleksi CPNS Dilakukan Serentak

18 Agu

SERANG – Pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Serang akan dilakukan serentak dengan daerah lain di kabupaten/kota se-Banten. 

“Kita sudah kordinasi dengan provinsi, agar pelaksanaan seleksi CPNS umum dilakukan serentak. Kabupaten dan kota lain juga sepakat,” terang Akhmad Benbela, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang, usai menghadiri paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan HUT ke-63 RI, di gedung DPRD Kota Serang, Jumat (15/8).

Dikatakan, pelaksanaan seleksi secara bersamaan ini untuk mengalihkan konsentrasi pendaftaran pada satu titik daerah. “Kalau tidak diseragamkan, nanti ada satu pelamar mendaftar di berbagai daerah,” ujarnya.

Disinggung tentang waktu pelaksanaan seleksi, Akhmad Benbela menegaskan, hal itu akan dilakukan setelah kuota CPNS turun. Dikatakan, hingga kini Pemkot Serang masih menyampaikan berbagai usulan terkait kuota dan formasi CPNS untuk Kota Serang.

Benbela mengatakan, pemerintah pusat menginginkan agar formasi CPNS lebih diprioritaskan untuk tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian. “Sementara Kota Serang saat ini lebih banyak membutuhkan tenaga teknis, karena kita adalah daerah yang baru dimekarkan. Tenaga pendidikan sudah ada dari limpahan kabupaten induk. Sehingga kita inginnya prioritas untuk tenaga teknis. Tapi ini baru usulan. Selasa depan (19/8) kita akan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk membahasnya kembali,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam beberapa pertemuan di BKN, Pemkot Serang sebetulnya sudah minta agar pejabat golongan IIIA dari pusat bisa dikirimkan ke Pemkot Serang. “Ternyata tidak ada yang mau dikirimkan,” ujarnya. (qizink)

 

Pemkot Rekrut 130 Tenaga Magang

16 Jul

Pemkot Serang telah menginventarisasi sejumlah surat lamaran yang telah lama dikirimkan masyarakat ke Pemkot Serang. Rencananya Pemkot Serang akan merekrut 130 tenaga magang. “Sejak kemarin (Senin, 14/7) kita sudah inventarisasi, mempertanyakan kesiapan pelamar untuk bergabung dengan Pemkot Serang,” terang Akhmad Benbela, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang, di ruang kerjanya, Selasa (15/7).

Baca lebih lanjut

5 Pegawai Dindik Banten Pesta Sabu

5 Jun

Satuan Narkoba Polres Cilegon, Selasa (3/6) malam sekira pukul 23.00 WIB, menggerebek pesta sabu-sabu yang dilakukan 5 pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan (Dindik) di Banten.

Kelima pegawai tersebut diciduk saat sedang pesta sabu-sabu di sebuah kamar Hotel Putri Duyung (sebelumnya bernama Hotel Ryugu), Anyer.

Kelima pegawai Dindik itu berinisial NS, AH, SRP, BPR, dan J alias E. Kelimanya berada di Anyer untuk mengikuti acara Sosialiasi Penetapan Angka Kredit (PAK) yang dihelat Dinas Pendidikan Provinsi Banten di Hotel Nuansa Bali, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Hotel Putri Duyung. Dalam penggerebekan itu, petugas hanya menemukan beberapa paket sabu-sabu.

Kepala Dindik Banten Eko E Koswara saat dikonfirmasi via telepon genggamnya tadi malam, mengaku terkejut dan belum mendapatkan pemberitahuan dari pihak kepolisian perihal penangkapan lima pegawainya.

Namun, Eko membenarkan bahwa pihaknya sedang mengadakan acara di tiga tempat berbeda di Anyer, yang pesertanya dari lingkungan Dindik kabupaten dan kota. Ketiga tempat itu adalah Hotel Patrajasa, Hotel Mabruk, dan Hotel Nuansa Bali.

Acara tersebut adalah Seminar Peningkatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) serta Iman dan Takwa (Imtak) yang di Hotel Nuansa Bali Anyer, Seminar Penilaian Angka Kredit Pamong di Hotel Patra Jasa, dan Seminar Guru di Hotel Nuansa Bali.

“Saya belum tahu dan belum mendapatkan pemberitahuan dari pihak kepolisian. Sepenuhnya saya serahkan kasusnya kepada pihak berwajib. Mengenai sanksi, jika terbukti dan benar terlibat, saya akan melaporkan kasus itu kepada Pemprov dan BKD,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon genggamnya tadi malam, Kasat Narkoba Polres Cilegon, AKP Didik Novi Rahmanto, mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh. “Saat ini mohon maaf kami belum bisa memberikan keterangan apapun karena kasusnya masih dalam pengembangan,” kata Didik seraya menyatakan bahwa penanganan kasus narkoba berbeda dengan tindak kriminal lainnya.

Hal serupa dikatakan Kabag Bina Mitra Polres Cilegon AKP Ade Kusnadi. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya. (brp)

 

Sumber : Radar Banten

PNS Kota Serang Khawatir Walikota Baru

15 Apr

Momen Pilkada Kota Serang untuk memilih walikota dan wakil walikota yang baru ternyata menimbulkan keresahan bagi sebagian pegawai negeri sipil (PNS). Kegelisahan ini di antaranya diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang Muhamad Benbela di sela-sela Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Serang di Hotel Le Dian, Senin (14/4).

Benbela menegaskan, PNS akan gelisah manakala muncul kepala daerah baru. Kekhawtiran PNS ini, kata Benbela, terkait dengan karir PNS. “Intervensi politik terhadap karir PNS itu sudah lumrah,” ujarnya.

Benbela berharap, kehadiran kepala daerah baru di Kota Serang bisa memberikan kenyamanan bagi PNS. Oleh karena itu Benbela berharap, DPRD Kota Serang membuat payung hukum kompetensi pegawai. “Payung hukum itu meliputi adanya perbedaan antara PNS berprestasi dan tidak berprestasi. Harus ada penghargaan bagi yang berprestasi dan sanksi bagi yang tidak berprestasi,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Serang Suryadi sepakat tentang adanya payung hukum untuk kompetensi pegawai di Pemkot Serang. “Memang sekarang belum ada kompetensi jabatan sebagai acuan dalam penempatan pegawai. Makanya saya setuju agar ada payung hukum untuk penempatan pegawai berdasarkan kompetensi,” ujarnya.

Menanggapi kekhawatiran pegawai, Suryadi menegaskan, tak perlu khawatir selama berpegang pada netralitas. “Netralitas PNS perlu dijaga,” ungkapnya.

Suryadi menambahkan, ada batasan tentang jabatan kepala daerah. “Kepala daerah itu sebagai jabatan politik, sementara untuk pemerintahan ada di tangan sekda (sekretaris daerah, red),” katanya. (qizink)