Hujan Duit Di Kota Serang

Ratusan warga Kota Serang dan sekitarnya berebut ‘hujan duit’ yang disebarkan melalui sebuah pesawat terbang di lapangan Baladika Koppasus, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Minggu (1/6) sekira pukul 09.30. Hujan uang ini diberikan Tung Desem Waringin yang sedang launching buku motivatornya. Dalam kesempatan ini Tung membagikan jutaan rupiah uang pecahan Rp 1.000 dan beberapa lembar tiket senilai Rp 4,9 juta untuk mengikuti seminar Marketing Revolutions yang akan diselenggarakan Tung Desem Waringin.

Kegiatan ini disambut warga dengan cukup antusias. Sejumlah warga tersenyum sumringah mendapatkan beberapa lembar uang kertas tersebut. Namun tak sedikit pula warga yang harus pulang dengan tangan hampa karena tak mendapatkan selembar uang pun.

Jumaenah, warga Kampung Gurugui, Desa Lialang, Kecamatan Taktakan, harus menelan kekecewaan karena tak mendapatkan sepeser pun uang. “Padahal saya sudah menunggu sejak pagi. Tapi pas uangnya disawer, anak saya malah nangis, jadinya nggak bisa ikut rebutan,” ujar Jumaenah.

Kekecewaan juga dialami seorang pria yang cuma mendapatkan selembar tiket seminar. Walau nilainya cukup besar mencapai Rp 4,9 juta, namun ia merasa tak membutuhkan tiket tersebut. “Mending dapet duit, daripada cuma dapet tiket seminar,” ungkap pria bercelana pendek tersebut.

Mahdi, punya nasib lebih baik. Ia beruntung mendapatkan beberapa lembar rupiah. Walau belum sempat dihitungnya, ia bersyukur mendapatkan rezeki nomplok tersebut. “Lumayan buat beli beras,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kegiatan yang berlangsung singkat ini, sejumlah warga tampak luka-luka bahkan seorang bocah terpaksa harus dibawa ke Klinik Baladika karena jatuh pingsan saat berebut uang. (qizink)

15 Komentar

  1. triknya bagus juga, mas qizink. tapi kayaknya akan lebih bermakna apabila langsung disumbangkan saja kepada mereka yang membutuhkan. dengan cara seperti itu Tung Desem Waringin telah menciptakan hukum rimba secara terbuka, hehehehe :lol: siapa yang cepat dan kuat, dialah yang akan dapat duit tiban itu.

    @ Sawali Tuhusetya
    saya nggak ngerti maksud Tung bikin acara gitu…
    cuma kasihan juga masyarakat kudu berjibaku buat dapetin duit…!

  2. cempluk jadi pengen dapat juga nih hujan uang di surabaya..hehehe

    @ cempluk
    berdoa-lah :D

  3. Waduhhh…. lumayan tuh bisa ada hujan duit….!
    kalau tiap hari aja ada kayak gitu di setiap daerah.. asyik tuh :D

  4. Fotonya mana?

  5. Saya memandang tindakan demikian malah menyedihkan. Si Tung itu memperlakukan orang-orang seperti monyet berebut kacang. Ndak ada nilai kemanusiaannya sedikitpun.

    Tindakan demikian membuat saya makin anti sama jenis2 segala Motivasi-motivasian ala entrepreneur itu. Macam menghalalkan segala cara utk jualan.

    Saya sepakat dengan Pak Sawali. Mending disumbangkan langsung saja.

  6. @ FreeMan
    Minta aja sama si Tung lagi…!

    @ otonesia
    sorry… kemarin waktu potonya mau di upload, kompinya lelet….

    @ alex®
    Untung saya nggak ikut rebutan, jadi saya bukan monyet… kalau yang rebutan monyet, terus yang ngasihnya apa… kingkong kali ye! :D

  7. kok ada yang kek begini ya….

    @ zoel chaniago
    itu lha gaya kek…!

  8. setuju dengan usul pak sawali

    @ Landy
    saya juga setuju… :D

  9. Wahhh… jadi berantakan dong daerah sana.. hehehehe. :D

    Wahhh kok gak ada hujan BBM kebahagiaan.

    @ t4rum4
    berantakan sih nggak
    seru tapi prihatin… :(

  10. puji Tuhan… disaat rakyat susah masih ada yang mau berbagi. salam kenal pak….

    @ hermanussugianto
    cuma caranya kurang apik… kan sayang kalo duitnya robek, nyangkut di poon, atau terbang entah ke mana?

  11. [...] dan Banten pada umumnya.  Ruki, yang kini menjadi Komisaris Utama PT Krakatau Steel, menilai “hujan duit” adalah upaya mencari popularitas murahan dan refleksi dari kesombongan TDW yang luar biasa. [...]

  12. [...] Minggu (1/6) sekira pukul 09.30. Hujan uang ini diberikan Tung Desem Waringin yang sedang launching buku motivatornya…..dalam kegiatan yang berlangsung singkat ini, sejumlah warga tampak luka-luka bahkan seorang bocah terpaksa harus dibawa ke Klinik Baladika karena jatuh pingsan saat berebut uang. (qizink) [...]

  13. Dahsyat

    norie
    LUARRRR BIASAAA!!!

  14. tidak mendidik itu,kang
    mencari sensasi di waktu dan tempat yg salah

    @ langitjiwa
    Tung kan bukan pendidik, cuma motivator :D

  15. yah…. cara begitu mah melecehkan warga. kasihan dong..

    @ Jamilah
    itu namanya pelecehan seksual sosial


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar