Ruki : Hujan Duit Lecehkan Warga Banten

3 Jun

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiqurrahman Ruki mengkritik cara promosi yang dilakukan motivator Tung Desem Waringin (TDW) dengan menyebar uang sebanyak Rp 100 juta dari pesawat, di sekitar Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Minggu (1/6) lalu. Tindakan itu dinilai melecehkan warga Serang khususnya dan Banten pada umumnya.
 Ruki, yang kini menjadi Komisaris Utama PT Krakatau Steel, menilai “hujan duit” adalah upaya mencari popularitas murahan dan refleksi dari kesombongan TDW yang luar biasa.
 “Kita akui masih banyak warga Banten yang hidup di bawah garis kemiskinan. Tapi, tidak sepantasnya dilecehkan seperti itu. Kalau memang mau membantu warga Banten, kenapa tidak dengan cara lain? Sumbangkan saja langsung,” tutur pria kelahiran Desa Kumpay, Lebak ini.
 Sementara itu, Diki M Sidik, asisten TDW, mengatakan bahwa “hujan duit” adalah bagian dari praktik berpromosi yang kebetulan dibahas di buku TDW bertajuk Marketing Revolution yang akan direlease Agustus mendatang.
 “Ini bukan bentuk kesombongan TDW yang punya banyak uang. Sebab, TDW pun hingga kini masih sibuk mencari uang,” ujar Diki.
 Soal dipilihnya Serang sebagai tempat “hujan duit”, Diki menjelaskan hal ini tak direncanakan sebelumnya. Sebab, awalnya TDW akan menyebar uang di sekitar Monas, Jakarta. Karena tak diizinkan Kapolda Metro Jaya, “hujan duit” dipindahkan ke Serang.
 “Kami mohon maaf kepada masyarakat Serang dan Banten jika terganggu dengan apa yang baru saja kami lakukan. Tapi jujur saja, kami pilih Serang bukan karena di sana banyak warga miskin, hanya kebetulan saja. Sekali lagi mohon maaf, kami tidak bermaksud melecehkan warga Serang dan Banten,” ujarnya lagi. (say)

Iklan

2 Tanggapan to “Ruki : Hujan Duit Lecehkan Warga Banten”

  1. ibnuadamaviciena Juni 5, 2008 pada 10:03 am #

    bilangin sama Ruki dia tidak pantas ngomong kaya gitu. Yang pantas ngomong adalah orang banten yang miskin. Klo orang miskin merasa dilecehkan karena dikasih duit, baru oke. Nah, si Ruki cuma ngomong doang.

    Klo dia bilang itu melecehkan, lalu memnita uang itu dikembalikan dan dia memberikan uang yang lebih besar, itu baru bener.

    Jangan kaya orang pemerintahan dan dpr, banyak bacot dan banyak korupsi doang. tiap bulan digaji, kerja gak jelas.

    @ ibnuadamaviciena
    ada salam dari RUKI… RU (baca LU) KIra-kira aja…. hahaha

  2. kemaki Agustus 3, 2008 pada 4:55 am #

    jalan terus aja TDW khan kreatif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: