Tag Archives: Puisi

Bab Kematian

6 Nov

I

dia tiba

tiba-tiba

 

tak terterka

 

II

selembar daun

kering gugur waktunya

sepucuk daun

basah lalu patah

 

III

kekasih

hanya kau

tak bisa kudamba

tak kuasa kuhela

adanya

 

IV

m        a        u         t

a                             u

u                             a

t         u        a         m

 

V

bila maut menjemput

aku hanya turut

Tentang Cinta

23 Okt

I

kemarilah, kekasih

ada yang harus kuceritakan padamu

tentang setangkai bunga

yang  pernah kita tanam di taman kecil

 

“sayang, biarkan dia tumbuh”

 

 II

kemarilah, kekasih

ada yang ingin kusematkan dalam hatimu

setangkai bunga yang pernah kita damba bersama

 

“sayang, biarkan dia mengabadi”

 

III

kemarilah, kekasih

ada yang ingin kusembahkan

setangkai bunga abadi yang dipetik dari jauh perjalanan

 

“sayang, jangan lagi kau tinggalkan”

 

Banten

Perempuan Pembawa Pesan

7 Okt

siapakah perempuan itu

yang membawa pesan

di balik senyumnya

 

o, bibir yang tak berkata

tetap saja bermakna

 

siapakah perempuan itu

yang membawa pesan

di antara wangi rambutnya

 

o, cinta

bukan janji yang didamba

sebab rasa lebih bergelora

 

 

Banten, 2008

Pagina Kosong (Salute To Sutardji)

16 Sep

Lailatul Qodr

11 Sep

Lailatul Qodr

Inilah malam yang Tuhan janjikan
Lebih bermakna seribu bulan

bulir-bulir putih, memilih insan putih hati. Yang
mengerti langkah tak sepanjang sajadah.

Di langit,
kerlip bintang berganti riang
iringi Jibril turun ke bumi.

Angin basa enggan berhembus
Mengheningkan malam hening
hingga fajar tiba

Anyer, 07 Des 01

 

Tulisan di atas adalah karya lawas tahun 2001 yang mengendap di tumpukan buku catatan. Naskah itu kemudian aku kirimkan ke Annida menjelang penghujung 2004 dan baru bisa nongol di Annida pada Januari 2005.

Awal Puasa

8 Sep

 

bulan sealis di matamu

 

 

Banten, 2008

Puisi untuk Para Kawan (1)

22 Agu

1

LAKON

: Sawali Tuhusetya

 

aku selalu menanti

lakon apa lagi yang hendak kau catatkan

apakah tentang shinta

yang berharap diperkosa rahwana

atau tentang hanoman

yang tak kuasa mengungkap cinta pada shinta

 

“aku bosan dengan film doraemon

aku butuh wayang edan”

 

Banten, 19 Agustus 2008

 

2.

SAUNG BUNDA

: menik

 

selalu saja aku tergoda

untuk sekedar berteduh

atau menyapa gadis kecil

yang menyambutku di pintu saungmu

 

Bunda,

aku rindu

secangkir es warna-warni yang kau saji

maka jangan jauh pergi

dari saung mungilmu

 

Banten, 19 Agustus 2008

 

3.

MERINDU CAHAYA

: Rindu

 

saat malam meminang bulan

kutemu engkau merindu cahaya

 

o

cahaya maha cahaya dunia

sapalah dia

dengan senyum dan shalawatmu

 

Banten, 19 Agustus 2008

 

4.

SATU TAHUN BERSAMAMU

: Nana dan Dia

 

bukalah jendela

pagi ini akan kau temukan

ada cahaya mentari menyapamu

walau jauh di sana

 

sambutlah hari yang lebih indah itu

dengan warna-warni cintamu

dan embun yang membasahi kelopakmu

akan mengering bersama kehangatannya

 

Banten, 19 Agustus 2008

 

5.

CELANA DI KEPALA

: Radityadika

 

tentu saja

kau bukan joko pinurbo

yang mengintip realita

dari balik celana

 

kau hanya kambing jantan gila

yang mengkritingkan rambut

dengan celana dalam di kepala

 

tapi kau juga realita

yang telah membagi tawa lewat cerita

 

Banten, Agustus 2008

 

update kedua!!

6.

MIAAAUUWWW

: kucingkeren

 

miauuwww

kucingputihnetekditoketanjing

anakanjingterlelapdipantat

kucingputihmakinnekat

toketanjingdigigitnya…

“apa salahnya anjing punya anak angkat kucing?”

 

miauuwww

angoralompatpagar

dibawahtianglistrikbokersembarang

“sekali-sekali angora eek di pinggir got”

 

miauuwww

kucinggarongsantapikanasin

anaktetangganyengirtakpunyalauk

kepalakucinglangsungdikepruk

“perlu juga kucing diajari berenang, agar bisa mencari ikan di lautan”

 

miauuwww

kucingkerenonlinesemalaman

“are you happy?”

 

Banten, 2008

 

7.

MENULISLAH

: Suhadinet

 

bacalah!

“tidak tuhan, aku tak mampu membaca”

bacalah!

“aku tak mampu membaca”

bacalah!

 

lelaki itu bergetar

tangannya hampa

pena itu telah lama hanya membatu di atas meja

 

bacalah

“ajari aku membaca. agar aku bisa menuliskannya”

 

Banten, 2008

 

update ketiga!!

8.

HARUM HUTAN

 wi3nd

 

di antara bukit cemara itu

kutemu dirimu dalam beku

pagi telah menjelang (*)

cahaya diam-diam melindap

menyapamu hangat

airmata lama mengendap

mengalir dari bening kelopakmu

 

o… tuhan

aku tak sendiri

 

Banten, 25 Agustus 2008

* kalimat yang aku kutip dari blog wi3nd yang ini

 

9.

BERBAGI

: Rafki RS

 

maka berbahagialah

menjadi lelaki yang mengabadi berbagi

 

Banten, 25 Agustus 2008

 

10. 

JEMBUT DI GIGI SAUT

: Saut Situmorang

 

aku ingin kembali berjumpa

menatap wajahmu

dan mencari jembut yang nyangkut di gigimu

seperti masa kecilmu bicara dengan tuhan

 

aku rindu bau arak dari bibirmu

seperti rindu sebuah daun gugur

pada tanah muasal

 

pada helai-helai gimbal rambutmu

ada dendam berkelindan

 

Banten, 25 Agustus 2008

 

update ketiga!!

11.

NAMAMU

: Langit Jiwa

 

tak ada nama selain mu

hampa

 

Banten, 26 Agustus 2008

 

HIJAU

: Yari NK

 

selamat malam!

 

aku bertanya

“apakah pembagian bisa menambah ataukah mengurangi?”

 

sebelum waktu melarut maut

aku ingin jawabmu

 

biarlah tak malam ini

karena pencuri sedang menantimu lengah!

 

selamat malam

 

banten, 26 Agustus 2008

 

Bakal bersambung………>>>

setiap hari akan ada puisi baru untuk kawan-kawan blogger!