Awal Puasa

8 Sep

 

bulan sealis di matamu

 

 

Banten, 2008

36 Tanggapan to “Awal Puasa”

  1. akaldanhati September 8, 2008 pada 2:35 am #

    ? “mode on”

  2. Daniel Mahendra September 8, 2008 pada 4:17 am #

    Aih! Jadi ingat penyair besar itu.
    Ciamik juga, Kang Qizing!😉

  3. BanNyu September 8, 2008 pada 4:46 am #

    KUlo saestu mboten ngertos niki …

  4. nana September 8, 2008 pada 8:11 am #

    bulan sealis di matamu
    mukamu juga mirip bulan (yg aslinya bopeng2..)
    hehehehhee
    kidding om..

    panjangin lagi dong,.kurang jelas..
    hahahahha

  5. qizinklaziva September 8, 2008 pada 9:12 am #

    akaldanhati😀 mode on

    Daniel Mahendra
    Penyair besar itu sudah nyampe Malam Lebaran, saya baru nyampe awal puasa mas!

    Penyair besar itu bukan Saut Situmorang kan? soalnya kalo saut baru badannya doang yang besar… hehehehe…. ampun bang saut!!!!

    BanYu
    Saya juga nggak ngerti nih komentmu😀

    nana
    Apanya lagi yang dipanjangin…
    saya dah nggak sanggup… cuma bisa segitu nulisnya!

  6. FaNZ September 8, 2008 pada 9:46 am #

    tak ngerti sayah mas..
    ah si mas suka berteka teki😆

  7. Abeeayang™ September 8, 2008 pada 10:13 am #

    met puasa Oom…. 😛

  8. wildankurnia September 8, 2008 pada 10:47 am #

    berat atuh kang..
    ndak mudeng sayah..🙂

    salam kenal..🙂

  9. nh18 September 8, 2008 pada 10:54 am #

    Berkerut …
    manggut-manggut …
    then …

    Ok deh …

    Salam saya kang

  10. undercover September 8, 2008 pada 11:07 am #

    Mas Qizink puasanya telat. He…😀

    Sabar aja mas, bentar lagi juga bulat penuh kayak, ehmm…🙂

  11. sawali tuhusetya September 8, 2008 pada 4:52 pm #

    saya masih menantikan lirik untuk ahir ramadhan-nya, mas qizink. lirik yang bernas dan mantabs…

  12. pimbem September 9, 2008 pada 1:25 am #

    perumpamaan yg bagus mas (sambil manggut2)
    *mode sok ngerti : ON

  13. AngelNdutz September 9, 2008 pada 4:03 am #

    Ndutz ini ndak ngeh😀

  14. kucingkeren September 9, 2008 pada 4:12 am #

    kang.. apa gara2 puasa, energinya hanya mampu menulis sebaris kalimat saja? 🙂

  15. wi3nd September 9, 2008 pada 6:16 am #

    *bingung*

    maksudnya apa yakh??

  16. qizinklaziva September 9, 2008 pada 7:26 am #

    @ FaNZ
    Gak papa gak ngerti juga… gak pengaruh terhadap nilai puasa koq…😀
    Yang pasti saya tak sedang membuat teka-teki!

    @ Abeeayang
    Met puasa juga

    @ wildankurnia
    Kalo berat gak usah diangkat…. hehe…

    Salam kenal juga

    @ nh18
    Berkerut…
    manggut-manggut
    then…
    salam kenal juga…!

    @ undercover
    Saya puasa berdasarkan jadwal Depag koq!
    Penuh kayak apa?

    @ Sawali Tuhusetya
    Saya tak bisa memastikan apakah saya akan sampai akhir ramadhan!

    @ Pimbem
    Komentar yang bagus… hiks!

    @ AngelndutZ
    Tenang aja nggak ngeh juga….!

    @ kucingkeren
    Kamu koq tau aza sih, Mar! Nulis sebaris gitu aza banyak yang nggak mudeng,,, apalagi kalo aku nulisnya panjang hehehe… bisa-bisa banyak yang sakit kepala!😀

    @ wi3nd
    Bagus… pertanyaanmu ada pemahamanmu tentang bait itu!

  17. rizoa September 9, 2008 pada 8:02 am #

    puisinya di sensor apa??? kok aku nggak liat…:P

  18. Ly September 9, 2008 pada 8:25 am #

    Met Jalanin IBADAH Sauumm…😀

  19. putirenobaiak September 9, 2008 pada 8:45 am #

    kutunggu bulan penuh di hatiku🙂

  20. rizoa September 9, 2008 pada 8:48 am #

    asal nulis aja kok..hihihihiii

  21. chic September 9, 2008 pada 8:58 am #

    *cuma ngebayangin bulan sealis itu kayak apa*

  22. aRuL September 9, 2008 pada 9:02 am #

    singkat padat bermakna🙂

  23. achoey sang khilaf September 9, 2008 pada 9:06 am #

    mantap🙂

  24. langitjiwa September 9, 2008 pada 1:39 pm #

    qizink! top abis dah!

  25. yellashakti September 9, 2008 pada 2:56 pm #

    lirik pembukanya mantaps mas, sampe orang2 pada penasaran,
    *ngebayangin bulan jadi alis, eh alis jadi bulan, eh salah:mrgreen:

  26. yulism September 9, 2008 pada 3:37 pm #

    Saya termasuk yang ngak ngeh nich, saya klik berkali kali kok cuma ada 2 kalimat ya?. thanks

  27. Daniel Mahendra September 9, 2008 pada 6:56 pm #

    @qizinklaziva:
    Ngakak nih mbaca balesan komen Kang Qizink! :p

  28. syelviapoe3 September 10, 2008 pada 3:49 am #

    *ngacungkan tangan

    “Pak guru…Bulan sealis itu apa, ya ?”

  29. satya sembiring September 10, 2008 pada 4:19 am #

    belum ada bolong kan puasanya?

  30. perempuan September 10, 2008 pada 7:13 am #

    ga tau kenapa, kalo ada yg bersayir mengenai rembulan , aq sukak banget😀 hehehue..

  31. Donny Verdian September 10, 2008 pada 7:37 am #

    Wah, keren Mas..
    Puisi2 singkat gini biasanya sarat makna..:)

  32. thegands September 10, 2008 pada 9:10 am #

    gak ngerti…

  33. qizinklaziva September 11, 2008 pada 8:40 am #

    @ rizoa
    Maklum lagi puasa… jadi banyak sensor!

    @ Ly
    Met beribadah juga

    @ putirenobaiak
    Bersabarlah… sampai bulan penuh di hatimu!

    @ rizoa
    asal nulis aja kamu bisa keren!

    @ chic
    boleh ngebayangin asal jangan mengkhayal!😀

    @ aRul
    bukannya singkat padat merayap… informasi jalur mudik dong!

    @ achoey sang khilaf
    Mantap!!! pake gaya peserta pildacil nggak?

    @ langitjiwa 😀 top abis apanya???

    @ yellashakti
    itu kalimat pembuka, tengah, dan akhir…

    @ yulism
    Anda kurang beruntung kali… padahal sebetulnya itu bukan dua kalimat, tapi tiga, yaitu satu untuk judul, satu untuk isi, dan satu sebagai penanda waktu!

    @ Daniel Mahendra
    Apakah saya punya peluang untuk menjadi pelawak?

    @ syelviapoe3
    Wahh… saya bukan Pak guru nih… menurutmu bulan sealis itu apa? itulah jawabannya. saya tak ingin memonopoli tafsirnya!

    @ Satya Sembiring
    Terserah Allah aja nilainya… saya dah bolong atau gak… hehehe

    @ perempuan
    Mungkin karena kamu sering datang bulan, makanya kamu suka kalimat yang mengandung rembulan… hahaha

    @ Donny Vardian
    Emang mas donny udah bisa mendapatkan maknanya?

    @ thegands
    Gak pa pa

  34. wi3nd September 12, 2008 pada 6:08 am #

    *balik lage*
    kang,baru nemu neeh maksudnya,tapi nda tau dech bener apa engga,bis penasaran heheh..

    menurut pemikirannya siwi3nd neeh begini: “awal puasa”:bulan sealis dimatamu ituh..
    semo9a kang iva bisa nemuin full moon saat akhir ramadhan dan bisa melihat keindahannnya seperti saat malam purnama,amiin..

    bin9ung ngomon9nya,tapi kira2 gituh dech,makanya waktu masih awal puasa baru sealis….

    klu salah tafsir maaf yakh?tapi subhanoloh dech deskribingnya..:)

    @ wi3nd
    Nggak papa koq nafsirin begitu juga!

  35. aRuL September 12, 2008 pada 4:39 pm #

    ah udah terlanjut membaca penjelasannya😀

  36. nenyok September 14, 2008 pada 7:41 am #

    Salam
    bulannya masih bentuk sabit ya terefleksi di matanya *halah*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: