Over Dosis

6 Agu

sungguh aku sudah bosan. hampir setiap saat aku dihadapkan dengan bermacam pil.

hampir lima tahun silam, aku disuguhi 24 jenis macam pil yang sebetulnya aku sudah tahu pil-pil itu hanya racun. dengan aneka warna, pil-pil itu menyerbu saraf otakku. saat itu aku hanya mencicipinya. hanya sekali.

belum juga lelah rasa bosan, datang lagi pil baru. mereka menyebutnya pil masa depan dengan macam pula bentuknya. ada warna merah yang dibawa perempuan pendiam bersama tokoh agama. ada pil ungu yang dibawa jenderal dan pengusaha besar. ada juga yang putih biru yang dibawanya dari sebuah lokomotif yang rusak pada 1998. ah… lagi-lagi aku disuguhi pil. sungguh, aku tak mencicipinya sama sekali.

di kampung halaman, pemerintah daerah menyuguhiku dengan dua macam pil dalam waktu hampir bersamaan, satu buat provinsi dan satu lagi buatan kabupaten. aku makin pusing dengan aneka pil keluaran terbaru ini. mereka menyuguhiku pil, hanya untuk meninabobokanku.

saat ini, aku kembali disuguhi sebuah pil. ini pil baru keluar dari pabrik. ada delapan jenis pil yang ditawarkan, ada yang bergambar politisi sejati, artis dangdut, pengusaha, mantan birokrat, pejabat, ustadz, dan ibu rumah tangga. alamak…. kenapa banyak sekali pil ini.

belum juga aku menyentuh pil baru tersebut… aku harus berhadapan pada sembilan bulan mendatang dengan 34 macam pil. ada pil kadaluarsa ada juga pil baru yang lolos verifikasi.

sumpah mampus, aku sudah tak berminat lagi dengan macam-macam pil yang bertebaran dalam hari-hariku. aku tak mau OVER DOSIS

15 Tanggapan to “Over Dosis”

  1. latree Agustus 6, 2008 pada 2:12 am #

    ambil pil koplo aja kali ya… karuan efeknya.

  2. Rindu Agustus 6, 2008 pada 3:17 am #

    PILKADA ….🙂

  3. aguss Agustus 6, 2008 pada 4:27 am #

    Makanya sebaik nya cukup 1 pil aja dari dulu sampai nanti..
    Jangan mau pil buatan pabrik, ato buatan pembuat pabrik. Ato pil-pil buatan manusia.
    Pokoknya cukup 1 pil aja (ti2k!)

  4. wi3nd Agustus 6, 2008 pada 6:15 am #

    beruntungnya daku nda suka semua jenis “pil”baik yg dari dokter maupun dari pemerintah heheh…

  5. laporan Agustus 6, 2008 pada 7:38 am #

    Pil-pil yang hanya menguntungkan penjual saja dan tidak membawa efek menyehatkan bagi yang minum, karena tidak membawa efek apa-apa.

  6. petak Agustus 6, 2008 pada 7:44 am #

    Duluna sih mau ga mau
    kalo sekarang baru belagak ga mau😀

  7. tukangobatbersahaja Agustus 6, 2008 pada 9:51 am #

    perlu dilihat profil bioavailabiliy-nya. apakah mempunyai jendela terapi yang sempit atau tidak.

    saya maunya pilangi *dijitak-jitak*

  8. Sawali Tuhusetya Agustus 6, 2008 pada 10:27 am #

    kekekeke😆 demikian alerginya mas qizink sama pil2 itu, haks. biasanya pil yang overdosis akan berubah jadi racun tuh, hehehehe😆 lagian yang memproduksi pil itu rata2 ndak paham sasaran yang hendak dituju. seringkali bukannya bikin sembuh penyakit, tapi malah bikin orang sehat jadi penyakiten, hiks. mending dijauhi, hehehehe😀

  9. Achmad Sholeh Agustus 6, 2008 pada 10:50 am #

    Biar ndak over dosis jangan ditelan masss, di emut rasakan terus di buang ya kann… salam

  10. Daniel Mahendra Agustus 6, 2008 pada 8:31 pm #

    Yang pasti saat ini aku sedang sebal setengah mati dengan pil di kotaku.

  11. Manik Agustus 7, 2008 pada 1:40 am #

    Jadi…hanya karna alasan OVER DOSIS, jadi berhenti??😀

  12. afwan auliyar Agustus 7, 2008 pada 4:48 am #

    banyak pil ya mas….. pake tablet aja…hehehe

    klo pilnya nggak suka kenapa di pilih !?! toh belum tentu pil itu bisa nyembuhin kita, masyarakat ini, bangsa ini…. !?!?

  13. edratna Agustus 7, 2008 pada 6:45 am #

    Ada nggak pil yang rasanya enak dan mengenyangkan?

  14. qizinklaziva Agustus 7, 2008 pada 7:50 am #

    @ latree
    pil koplo??? ogahhhh….!!!
    malah jadi gedeg nanti saya!!!

    @ Rindu
    tebakan yang tepat😀

    @ aguss
    dulu cuma dikasih satu pil… malah jadi otoriter sih… untung dia tak mengaku sebagai tuhan

    @ wi3nd
    yang sehat aja nggak suka… apalagi yang sakit…!

    @ laporan
    itu mungkin yang disebut pil laknat hahaha…

    @ petak
    kalau pilnya masih kayak gini, saya nggak mau!

    @ tukangobatbersahaja
    kamu pasti lebih paham tentang pil???

    @ Sawali Tuhusetya
    alergi sih nggak…!! tapi kalau kualitasnya jelek… jadi males deh!

    @ Achmad Sholeh
    lebih baik nggak usah coba-coba deh!! diemut juga kayaknya nggak ada bagusnya!

    @ Daniel Mahendra
    makanya banyak sekarang yang nggak mau datang ke tempat pil sehat (TPS), karena udah pada sebel sama pil-pil yang ada di daerah.

    @ Manik
    malah aku takut over dosis!

    @ afwan auliyar
    makanya saya sekarang sudah tak mau pil lagi!

    @
    pil yang enak dan menyenangkan… kayaknya saya belum ketemu deh!!

  15. pipiew Agustus 7, 2008 pada 10:26 am #

    mas, sini tak kasi tambahan pil lagi, kan udah terlajur over dosis tho? di ponti juga bentar lagi mo bagi-bagi pil,hehe.. *daripada saya yg minum, mumpung belum terkontaminasi* ;p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: