Dana BLT Warga Dipotong

7 Jun

SERANG – Kekhawatiran bakal adanya pemotongan dana bantuan langsung tunai (BLT) kembali terjadi. Sejumlah warga penerima dana kompensasi kenaikan harga BBM mengaku, dana yang diterimanya tak utuh.

Irwan Setiawan, warga Lontar Kidul Rt 03/RW 03, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan/Kota Serang mengaku, uang yang diterimanya sebesar Rp 300 ribu harus dipotong sebesar Rp 20 ribu oleh petugas RT setempat. Dikatakan, rencana pemotongan ini diterimanya saat dirinya menerima kartu BLT dari RT, pada Jumat (6/6) lalu. “Setelah uang diterima, saya harus menyerahkan kepada RT sebesar Rp 20 ribu,” terang Irwan, saat ditemui selepas mencairkan dana BLT di Kantor Pos Cabang Serang, Sabtu (7/6).

Dana yang dipotong tersebut, kata Irwan, untuk diberikan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) di lingkungannya yang tak mendapatkan BLT. “Tahun lalu, pemotongannya Rp 100 ribu,” ungkapnya, seraya menyebutkan jumlah RT di lingkungannya yang mendapat BLT sebanyak 9 RTM.

Yayat, warga RT 02/03, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan/Kota Serang, bernasib lebih baik. Uang yang diterimanya tanpa diminta untuk dipotong sama sekali. “RT nggak minta. Tapi tetap saja, jumlahnya masih kurang kalau buat kebutuhan sehar-hari,” ujarnya.

Camat Serang Anis S Salam terkejut saat mendapatkan informasi tentang adanya pemotongan ini. Pria yang ditemui saat memantau pencairan BLT di Kantor Pos Cabang Serang ini mengaku, dirinya sudah menginstruksikan kepada aparatur di bawahnya untuk tidak melakukan pemotongan dengan alasan apa pun. “Sesuai dengan instruksi Pak Wali (Penjabat Walikota Serang Asmudji HW,red) tidak boleh ada potongan apa pun. Saya nanti akan langsung cek informasi ini,” tegasnya.

Anis mengatakan, pemberian bantuan kepada RTM yang belum mendapatkan jatah BLT sah-sah saja dilakukan oleh penerima BLT. Kendati demikian, pemberian tersebut tidak boleh dikoordinir dan dibatasi jumlahnya. “Kalau ikhlas dan tidak dipatok, sah-sah saja. Dan yang penting tidak dikoordinir,” ujarnya.

Secara umum pencairan dana BLT di Kantor Pos Serang berjalan lancer. Antrean yang terjadi di lokasi ini tak begitu pun. Sejumlah aparat keamanan, baik dari TNI/Polri juga tampak berjaga-jaga di tiga titik loket pencairan.

Yang menarik, sejumlah warga mencairkan dana untuk keluarga miskin ini datang dengan menaiki sejumlah kendaraan roda dua. Sehingga area parkir di kantor yang berada di perempatan Jalan Diponegoro tersebut terlihat penuh sesak. Bahkan ada beberapa warga yang antre mengambil BLT dengan mengenakan aksesoris barang berharga di tubuhnya dan menggunakan telepon genggam. “Ngembil BLT mah aje gawe handphone geh (Kalau mau mengambil dana BLT jangan bawa handphone,red),” sindir seorang warga kepada warga lainnya yang asyik menelepon dengan telepon genggamnya.

Agusdiyani, anggota Komisi II DPRD Kota Serang yang melakukan pemantauan di Kecamatan Curug tak menampik adanya warga berpenampilan kaya yang datang untuk mengambil BLT. “Kita juga mendapat laporan, orang-orang yang tidak masuk kategori miskin ternyata masih dapat BLT. Ini karena data yang digunakan adalah data 2005,” terangnya.

Sementara Ade Muchlas Syarief, anggota DPRD Banten dan bakal calon walikota Serang yang melakukan pemantauan di Kantor Pos Cabang Serang menegaskan, dana BLT ini tidak boleh menjadi program permanen pemerintah. “Kalau untuk sesaat, ini cukup untuk mengobati dampak kenaikan harga BBM,” ujar Ade yang didampingi Thoyib Fanani, Ketua Tim Pemenangan Ade Muchlas Syarief-Juheni M Rois.

Dikatakan Ade, untuk memperbaiki ekonomi masyarakat, pemerintah pusat harus membuat program lebih nyata dengan bersinergi dengan pemerintah daerah. “Kalau bantuan BLT ini permanen akan berbahaya bagi psikologi masyarakat yang akan ketergantungan pada bantuan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, data Kantor Pos Cabang Serang menunjukkan, jumlah RTM penerima BLT untuk wilayah Kota Serang sebanyak 23.603. Jumlah ini tersebar, di Kecamatan Cipocok Jaya sebanyak 2.387 RTM, Kecamatan Serang sebanyak 6.341 RTM, Kecamatan Walantaka sebanyak 2.845 RTM, Kecamatan Kasemen sebanyak 7.385 RTM, Kecamatan Curug sebanyak 2.629 RTM, dan Kecamatan Taktakan sebanyak 2.016 RTM. Dari jumlah ini, sebanyak 366 RTM diusulkan diganti karena meninggal dunia tanpa ahli waris, pindah lokasi tempat tinggal, berkurang jumlah tanggungan keluarga, dan salah pengetikan nama. “Usulan penggantian ini sekitar 1 bulan. Sehingga penerima pengganti baru bisa mencairkan pada bulan depan,” terang Kiagus Muhammad Amran, Kepala Kantor Pos Cabang Serang. (qizink)

 

6 Tanggapan to “Dana BLT Warga Dipotong”

  1. cempluk Juni 7, 2008 pada 9:22 am #

    astagirullah,,,masih ada juga yang memangkas dana blt..

    @ cempluk
    alhamdulillah,,, masih ada yang prihatin kayak mas cempluk

  2. Menik Juni 7, 2008 pada 9:41 am #

    Astaghfirullah…

    sampe kapan Indonesia mau spt ini ???😦

    @ Menik
    Insya Allah….
    sampe mereka belum juga sadar…😀

  3. Sawali Tuhusetya Juni 7, 2008 pada 11:24 am #

    sungguh tak masuk akal kalau dana kompensasi yang diperuntukkan bagi wong cilik malah disunat oleh orang2 yang seharusnya memberikan bantuan. semoga mereka ditunjukkan jalan yang benar!

    @ Sawali Tuhusetya
    di akal sih udah masuk… tapi nyesek di hati mas!

  4. Yari NK Juni 8, 2008 pada 12:36 am #

    Ck..ck..ck… ada2 aja alasannya kenapa dana BLT dipotong. Sepertinya bangsa ini sudah nggak tahu malu lagi… dari pejabat tinggian sampai RT (walaupun alasannya “bagus” tapi tetap saja sangat tidak etis) semuanya sudah kompak menjadi penghisap darah rakyat……..

    @ Yari NK
    Banyak alasan menuju pemotongan….😀 bangsa ini sudah hilang ‘kemaluan’ kali ya mas!

  5. qizinklaziva Juni 8, 2008 pada 8:31 am #

    Hari ini aku memantau lagi… dan dapat informasi lagi… pemotongan sampe Rp 50 ribu. Alasannya toleransi buat membantu orang miskin yang belum dapat BLT…..
    Hebat sekali para penerima BLT itu, orang miskin membantu orang miskin… lantas kemanakah orang2 kaya?

  6. Arni Maret 3, 2010 pada 11:35 am #

    Npa c pmerintah desa mci z ada alasannya buat sunat dana BLT ? mci blumz ckup pa uang2 mreka pa g bxk kadus yg motong dana BLT dgn alsn yg gq jlas….
    duch,,,,
    susah xri orang ju2r n amanah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: