Opiniku Dicopy paste Surabaya Post Tanpa Izin

20 Mei

Hari ini aku membaca tulisan tentang kopi paste di blognya mas Sawali. Usai membaca, aku mencoba memeriksa beberap tulisanku melalui Copyscape, untuk memastikan apakah ada tulisanku yang dikopi paste ke situs lain.

Pemeriksaan aku mulai dari tulisan yang selama ini cukup banyak diklik di blogku, misalnya essay tentang Gunung Anak Krakatau yang kuberi judul Menjual Anak Krakatau. Setelah diperiksa Copyscape, ada dua site media massa yang memuat tulisan serupa dengan essayku, yakni Radar Banten dan Surabaya Post.

Untuk tulisan di Radar Banten aku tak mempermasalahkan, karena setelah diposting ke blog (pada 1 November 2007), tulisanku tersebut aku kirimkan untuk dimuat di Radar Banten pada 5 November 2007.

Tapi untuk di Surabaya Post, aku jadi mempertanyakannya, karena aku merasa tak mengirimkannya ke sana. Di situs Surabaya Post,  tulisan yang mirip dengan tulisanku itu dimuat pada 12 November atau sepekan setelah tulisan di Radar Banten .

Tulisan di Surabaya Post, memang tak sama persis dengan tulisanku yang berupa wacana publik. Di Surabaya Post, tulisanku menjadi semacam berita dengan ada penambahan lead pada paragraf pertama. Sehingga tulisan tersebut menjadi seperti hasil dari wawancara dengan tokoh Bayu. Bahkan beberapa kalimat dalam essayku diubah menjadi semacam kutipan. Walau hampir 90 persen kalimat dalam berita di Surabaya Post tersebut sama persis dengan tulisanku, tapi tak ada sebait kata pun kalau tulisan tersebut berasal dariku, dari blog Radar Banten yang pertama kali memuatnya, atau dari blogku yang memuat tulisan itu juga. Yang ada malah diakhir berita di Surabaya Post tersebut adalah kode (wid, isn).

Aku sih senang saja kalau tulisanku bisa diterima masyarakat. Namun sangat disayangkan kalau kemudian pemuatan tersebut tidak mencantumkan sumbernya.

Saya telah mengirimkan email kepada Surabaya Post yang mengajukan keberatan. Dalam email aku minta Surabaya Post untuk fair dalam menurunkan naskahnya. Aku juga meminta agar Surabaya Post meminta maaf dengan diumumkan kepada publik.

(qizink)

6 Tanggapan to “Opiniku Dicopy paste Surabaya Post Tanpa Izin”

  1. Sawali Tuhusetya Mei 20, 2008 pada 12:04 pm #

    kopas, apa pun alasannya, dalam etika kepenulisan mesti seizin penulis, atau setidaknya memberikan trackback untuk blog atau website. waduh, agaknya prosedur kopas ini perlu juga dijadikan sebagai disclaimer tersendiri agar orang ndak gampang mengaku-aku tulisan orang lain sebagai tulisannya sendiri.

    Sawali Tuhusetya
    Saya setuju bang, kesel juga sih kita udah cape2 bikin tulisan, tiba2 dikopas oleh orang laen dan diaku sebagai karyanya. Dan itu dikopas oleh sebuah media yang mengaku punya berkode etik jurnalistik. Gimana bang kalau di blog juga dibikin kode etik blogger… hehehehe😀

  2. langitjiwa Mei 20, 2008 pada 3:13 pm #

    wah! gawat juga dong,kang.
    main ambil aja karya orang,hmmm…

    @ langitjiwa
    negeri ini emang belum bisa menghargai karya…
    kalau nggak dicuri, royaltinya juga seuprit!

  3. azaxs Mei 21, 2008 pada 4:15 am #

    Salam..
    Wah wah… susah kalo gini mas.. emang mental bangsa kita masih kacangan..😦

    @ azaxs
    kalau kacang sih masih ada enaknya …. heheheh😀

  4. joko subroto Agustus 15, 2008 pada 7:37 am #

    iya juga, jengkel klo karya kita diplagiat ama orang lain, tapi aku sendiri ampe sekarang masih sering pake sotware bajakan nih….., jd ngerasa gak enak

  5. nugieshare September 4, 2008 pada 7:41 am #

    @ langitjiwa
    “negeri ini emang belum bisa menghargai karya…”

    Saya tak perlu mengatakan apa-apa tentang “negeri”
    Andaikan kita bisa lebih berbudaya, yang akan kita salahkan bukan lagi sebuah negeri yang kita sendiri masuk di dalamnya.

    Kalau kualitas pendidikan kita perkuat, budaya harga menghargai kita tegakkan, budaya malu kita jadikan acuan …..

  6. ndy November 28, 2008 pada 4:33 pm #

    addduuuhhhhhhhh,, ga kreatif amat siyh anak bangsa indonesia,, malu downk ma anak cucu ntar…

    masa cm bsa jd follower siyh,, ckckckck

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: