RANJANG PENGANTIN

18 Mei

ranjang pengantin. bau

aroma kembang semusim.

ada pelangi sembunyi

di balik kain

 

lalu hujan datang

membasahi ladang akar dan benih tanam

namun sepi yang meraja

tak juga hanyut dari taman hampa

 

begitu desah. begitu resah

ranjang pengantin. mengutuki

mati

 

Anyer, 12 Oktober 2003

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: