Jalan-jalan ke Museum Banten Lama

10 Mei

 

 

 

 

 

 

 

Bayar Cuma Seribu, Disambut Arca Nandhi

 

 

 

 

 

 

Pengunjung kawasan Banten Lama biasanya hanya menghabiskan waktu untuk berziarah ke makam sultan dan kerabat sultan, atau berkeliling ke Benteng Surosowan. Padahal di kawasan ini ada sebuah Museum Banten Lama yang bisa jadi alternatif kunjungan wisata.

*** 

 

Dengan membayar Rp 1.000 per orang, pengunjung bisa sepuasnya menikmati aneka koleksi benda-benda bernilai sejarah di dalam museum seluas 700 meter persegi ini. Saat pertama memasuki museum, pengunjung langsung disambut dengan Arca Nandhi yang berada di sebelah kanan museum. Patung yang dipercaya sebagai tunggangan Dewa Shiwa ini merupakan benda paling tua yang berada di dalam museum.

Patung yang dahulunya berada di depan pendopo Pemkab Serang ini ditaksir merupakan benda dari jaman Kerajaan Padjajaran atau sebelum Kesultanan Banten berdiri. “Kemungkinan Arca Nandhi berasal dari jaman Hindu-Budha saat Kerajaan Padjajaran masih ada di Banten,” terang Ahmad Mulya, koordinator pada Museum Banten Lama, Kamis (8/5) lalu.

Di dalam museum ini juga terdapat sejumlah benda-benda yang menunjukkan kejayaan peradaban Kesultanan Banten masa lalu. Sebuah gerabah (gentong) untuk menetralisasi air hujan untuk dikonsumsi. “Gentong itu ditanam di dalam tanah. Sampai sekarang masih ada masyarakat yang menggunakan cara tersebut untuk menetralisasi air hujan agar bisa diminum,” terang Ahmad.

Aneka benda yang terbuat dari batu, logam, hingga pakaian juga terdapat dalam museum yang berada di bagian timur Masjid Agung Banten. Benda-benda itu terdiri dari berbagai bentuk, mulai dari batu bata, macam senjata, perabotan rumah tangga, perhiasan, alat pertanian, aneka jenis uang dari jaman kesultanan sampai jaman pra kemerdekaan juga terdapat di museum ini. Yang tak kalah menarik adalah sebuah maket yang menggambarkan orang-orang sekitar kesultanan sedang berolahraga takraw. “Di jaman sultan juga sudah ada olahraga ya,” ungkap seorang pengunjung pada rekannya. (qizink)

 

 

6 Tanggapan to “Jalan-jalan ke Museum Banten Lama”

  1. kuncoro Mei 15, 2009 pada 1:48 pm #

    terimakasih infonya

  2. tbgs firma September 13, 2009 pada 9:49 am #

    tampilin lagi dong berita yg menarik
    dan men detail ttg banten

  3. gisela amanda prawesthy November 22, 2009 pada 1:36 pm #

    i love it aku suka banten lama apa betul karangangtu ada hantu nya ya hahahahahahaha?????????????

  4. Grace Juli 26, 2010 pada 11:07 am #

    http://gracetravelingdiary.blogspot.com : salam kenal…

    Museum Banten memang museum yang sederhana bangunannya tp koleksinya lumayan lengkap dan enak berdekatan dengan objek wisata lain

  5. abdul haris November 17, 2011 pada 5:05 am #

    tolong saya minta info tentang museum banten dan tempat study wisata yang lainnya yang menarik untuk siswa

  6. mujibi Juni 23, 2012 pada 6:25 am #

    infonya bagus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: