Ketemu Penikmat

17 Apr

Sambil nunggu janji ketemu sama ‘Juragan Ayam Kampus’ aku nongkrong dulu di sebuah kantin deket kantor pemerintahan. Cuaca panas bikin aku nggak mood buat hunting. Dengan ditemani secangkir kopi dan sebungkus rokok Marlboro cowboy, aku iseng-iseng maen pinball lewat hape.

Di sela-sela itu, sebuah informasi melayang lewat SMS dari seorang kawan yang mengabarkan ada seorang penikmat seks ayam kampus yang bersedia diwawancara untuk tulisanku.  Woww…!! aku tentu saja meresponnya dan segera meluncur ke lokasi.

Penikmat seks yang aku temui ini masih sangat muda. Namanya E.R (terpaksa namanya aku inisialkan). Mohon maaf tempat kerja dan identitas lainnya tak bisa aku kirimkan.

Dari mulut E.R, aku mendapatkan informasi kalau dirinya sering ‘berhubungan’ dengan ayam kampus yang ada di Kota Serang. “Pelajar SMA juga pernah,” ungkapnya.

Bagi E.R, tak sulit untuk mencari ayam kampus. Menurutnya, dengan memiliki salah satu identitas ayam kampus, akan mudah mendapatkan yang lainnya. “Kalau nggak, cari aja di mall yang ada di Cilegon atau di Serang. Cewek yang bisa diajak gituan ketara banget, ” ujarnya.

Bagi E.R, berhubungan dengan ayam kampus ada enak dan tidaknya. Kata dia, enaknya adalah karena cewek yang ‘dinikmatinya’ masih muda belia. Sementara tidak enaknya, biaya yang harus dikeluarkannya lebih besar. “Jajan buat mereka (ayam kampus) gede. Kudu ngejajanin makan sampe ngebeliin pakaian di mall segala. Kalau tarifnya sih short time Rp 300 ribu, full bisa nyampe Rp 500-750 ribu,” ungkapnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: