Wartawan Menunggu Kematian…!

13 Jan

Suatu hari seorang wartawan melaporkan sebuah berita kecelakaan lalu lintas dengan kurang semangat kepada pimpinannya. “Sayang mas, korbannya nggak ada mati. Beritanya biasa aja,” ujar wartawan baru.

Komentar wartawan baru itu ditimpali dengan gaya canda wartawan lainnya. “Kalau pengen hebat, waktu wawancara, salah seorang korban kamu cekik aja biar mati.”

Kematian kerap menjadi berita besar bagi kuli flashdisk (sekarang dah nggak musim kuli disket). Apalagi kalau yang meninggal itu seorang tokoh besar. Bahkan sebelum meninggal saja, berita tokoh yang sakit bisa menjadi sebuah berita menarik, contohnya tentang sakitnya Suharto.

Tapi lagi-lagi, kematian selalu menjadi daya tarik yang kuat. Saya jadi ketawa ketika teman wartawan bersungut-sungut setelah menunggu hingga batas deadline, mantan penguasa Orde Baru itu masih diberi kesempatan bernyawa. “Kenapa sih mau meninggal saja susah banget… dan bikin susah orang lain aja.”

2 Tanggapan to “Wartawan Menunggu Kematian…!”

  1. Arsyad Salam Januari 13, 2008 pada 6:46 am #

    hehehehehe… kok orang mau mati dipusingkan???
    Salam….

    # Arsyad Salam
    Lagi hidup bikin pusing, mau mati juga bikin pusing….!

  2. rozenesia Januari 14, 2008 pada 8:01 am #

    Ndak mati kan ndak ada berita heboh.😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: