Belanja Pegawai Naik

25 Nov

 # Prioritas APBD Serang 2008 
Belanja pegawai di Kabupaten Serang diproyeksikan mengalami peningkatan dalam APBD Serang tahun anggaran 2008. Belanja pegawai yang masuk dalam pos belanja tidak langsung tersebut disepakati naik sebesar 9,55 persen dari Rp 433,41 miliar pada APBD Perubahan 2007 menjadi Rp 474,79 miliar. “Belanja pegawai menjadi bertambah Rp 41,38 miliar,” terang Wakil Bupati Andy Sujadi dalam sambutan Rapat Paripurna Penandatanganan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) menjadi KUA serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) menjadi Prioritas Plafon Anggaran (PPA) di DPRD Serang, Jumat (23/11).
Dalam belanja tidak langsung, kenaikan anggaran juga terjadi pada belanja bantuan sosial dari Rp 51,9 miliar menjadi Rp 60,32 miliar atau naik 16.23 persen. Belanja bantuan keuangan kepada pemerintahan desa juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni sebesar 24,98 persen dari Rp 41 miliar menjadi Rp 51,2 miliar. Sementara belanja hibah untuk Kota Serang dipatok sebesar Rp 6 miliar. Dalam belanja tidak langsung, penurunan hanya terjadi pada belanja tidak terduga. Pos yang biasanya diperuntukan menangani bencana tersebut hanya dialokasikan Rp 4 miliar atau turun 27,41 persen dari anggaran sebelumnya sebesar Rp 5,5 miliar.
Total belanja tidak langsung APBD 2008 diproyeksi Rp 596,37 miliar atau naik sebesar 12,4 persen dari anggaran sebelumnya sebesar Rp 531,8 miliar. Peningkatan pos belanja tidak langsung tak diikuti pada pos belanja langsung yang mengalami penurunan dari Rp 499,09 miliar menjadi Rp 423,5 miliar. “Sehingga total belanja daerah diproyeksi sebesar Rp 1,01 triliun,” tambah Andy.
Sementara pada sektor pendapatan, pada anggaran 2008 mendatang diproyeksikan akan mengalami peningkatan 8,01 persen dari Rp 924,35 miliar menjadi Rp 998,36 miliar. Peningkatan ini diperoleh dari pendapatan asli daerah (PAD) yang bertambah Rp 5,68 miliar dari anggaran sebelumnya Rp 117,3 miliar. Penambahan melalui dana perimbangan juga mengalami peningkatan dari Rp 737,8 miliar menjadi Rp 807,6 miliar. Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami penurunan dari Rp 69,22 miliar menjadi Rp 67,72 miliar.
Andy melanjutkan, belanja langsung akan diarahkan untuk memenuhi program prioritas pembangunan pemerintah daerah yang akan dititikberatkan pada peningkatan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Serang mendapat alokasi anggaran belanja langsung sebesar Rp 102,52 miliar yang meningkat dari APBD 2007 sebesar Rp 70,34 miliar. Dinas Pendidikan diberi belanja langsung sebesar Rp 83,27 miliar yang naik dari anggaran sebelumnya Rp 70,27 miliar. Sementara Dinas Kesehatan (Dinkes) mendapatkan Rp 35,58 miliar dari anggaran sebelumnya Rp 33,58 miliar.
Juheni M Rois, anggota Panitia Anggaran Legislatif (PAL) DPRD Serang menegaskan, peningkatan pada belanja pegawai dikarenakan adanya penambahan jumlah pegawai, seiring dengan diangkatnya sejumlah tenaga honorer. (qizink)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: