Anak Krakatau Luncurkan Pijar

12 Nov

Hingga Minggu (11/11) malam, aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda masih menunjukkan aktivitas tinggi. Belum ada tanda-tanda mereda sehingga statusnya masih tetap siaga.

Berdasarkan catatan Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, pada pukul 12.00-18.00 WIB Gunung Anak Krakatau mengeluarkan 96 letusan, 13 tremor, 19 hembusan, 11 gempa vulkanik dalam, dan 51 gempa vulkanik dangkal. Enam jam sebelumnya (06.00-12.00 WIB), Gunung Anak Krakatau mengeluarkan 219 kali letusan, 15 kali vulkanik dalam, 50 kali vulkanik dangkal, 15 tremor, dan 23 kali hembusan.

Selain mengeluarkan letusan, Gunung Anak Krakatau juga masih terus mengeluarkan batu pijar berwarna hitam kemerah-merahan (seperti bara api). “Jarak luncur batu pijar mencapai 300 meter dan jarak luncur ke bawah mencapai 200 meter yang hampir mendekati bibir air laut,” terang Ketua Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Anton Tripambudi, kepada Radar Banten, tadi malam.

Kata Anton, luncuran batu pijar itu terlihat jelas dari Pulau Rakata yang hanya berjarak sekira 4 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. “Luncuran batu pijar itu arahnya ke selatan (perairan Provinsi Lampung), bukan ke kita (Serang-red),” ujarnya.

Anton menambahkan, batu pijar bentuknya seperti bara api yang berwarna hitam kemerah-merahan. “Itu bukan lava karena batu pijar itu adalah material,” tandasnya.

Terkait dengan kawah, Anton menegaskan, ada perubahan. Bila sebelumnya kawah Gunung Anak Krakatau berkisar 75 meter, kini sudah hampir melebihi 100 meter. “Bentuknya sudah bulat, sebelumnya kan lonjong,” tandasnya.

Anton tidak dapat memprediksi kawah itu akan bertambah besar atau tidak. Menurutnya, masih tergantung dengan kekuatan gempa di sekitar gunung. “Kawah itu berisi seperti hembusan,” pungkasnya.

Sementara pantauan Radar Banten, pada Sabtu (10/11) siang Gunung Anak Krakatau diselimuti kabut karena hujan. Dari jarak sekira 4 kilometer, Gunung Anak Krakatau tidak terlihat jelas. Begitupun dengan kepulan asap masih terlihat membumbung tinggi dengan ketinggian mencapai 450 meter. (alt/kal)

Sumber : Radar Banten, Senin (12/11).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: