Pemudik Merak Terancam Telantar

8 Okt

* Gubernur Banten Telepon Menhub

* Dari 23 Kapal, Hanya 18 Yang Layak 

Ribuan pemudik, baik yang tidak membawa kendaraan, berkendaraan roda dua atau motor, dan mobil diprediksi tidak akan terangkut pada H-2 Lebaran mendatang di Pelabuhan Merak. Dari 23 kapal yang disediakan, hanya 18 kapal yang dinyatakan memenuhi syarat atau layak laut. Sementara lima lainnya dinyatakan tidak layak laut karena jumlah alat keselamatan (life craft) seperti life jacket dan sekoci kurang.

Hal tersebut terungkap saat Gubernur Ratu Atut Chosiyah, Kapolda Banten Brigjen Pol Timur Pradopo, Ketua DPRD Banten Ady Surya Dharma, dan Danrem 064 Maulana Yusuf Kolonel Harry P meninjau kesiapan sarana, prasarana maupun personel pengamanan dan pelayanan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Sabtu (6/10).

Untuk mengatasi penumpukan pemudik, Gubernur Ratu Atut Chosiyah langsung sigap. Atut menelepon Menteri Perhubungan (Menhub) Djusman Syafi’i Djamal meminta bantuan kapal dari Pelni. Selain itu, kapal yang tidak laik laut agar tetap berlayar dengan catatan penumpang dibatasi sesuai dengan jumlah life craft yang dimiliki kapal.Sebelumnya, Kapolres Cilegon AKBP Joko S dalam presentasinya kepada Gubernur dan jajaran Muspida Banten mengatakan,  puncak arus mudik diperkirakan pada H-2 Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 129.832 orang, sementara motor mencapai 12.081 unit, dan mobil mencapai 8.816.

“Namun jumlah ini diperkirakan tidak akan terangkut semua karena jumlah kapal yang layak laut hanya 18 dari total 23 yang biasa beroperasi,” tukasnya.

Sementara lima kapal yang dinyatakan tidak layak laut adalah Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Mulia, KMP Nusa Darma, KMP Nusa Jaya, KMP BSP I dan KMP BSP II. “Kapal-kapal itu tidak layak laut karena alat keselamatan (life craft) seperti sekoci, pelampung atau life jacket kurang, sehingga bila dipaksakan berlayar dan kemudian terjadi hal yang tak diinginkan maka proses penyelamatannya akan sulit,” imbuhnya.

Pernyataan Kapolres ini dibenarkan oleh Kepala Cabang PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak Muhamad Ihsan. “Oleh karena itu, kami meminta solusi terbaik. Dari 18 kapal yang bisa dioperasikan, jumlahnya trip atau perjalanan dalam satu hari sudah dimaksimalkan yaitu 90 trip,” tukasnya.

Mendengar paparan ini, Atut langsung menghubungi Menteri Perhubungan (Menhub) untuk meminta tambahan tiga kapal Pelni sebagaimana diajukan oleh Kapolres dalam paparannya. Namun permintaan itu belum diketahui karena di musim Lebaran seluruh kapal milik Pelni digunakan untuk mengangkut arus mudik dan arus balik.Pada Lebaran tahun lalu, kapal Pelni yang dikirimkan untuk bantuan yaitu Ganda Dewata hanya bertahan 1 trip saja karena jenis kapal itu tak cocok dengan kondisi medan laut di Selat Sunda. Setelah melalui diskusi alot, akhirnya diputuskan lima kapal yang tidak layak laut tetap digunakan untuk mengangkut penumpang. Dengan syarat jumlah penumpang disesuaikan dengan jumlah life craft yang tersedia di kapal.

Sedangkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat minimnya jumlah kapal, Pemkot Cilegon membolehkan digunakan Terminal Terpadu Merak untuk menampung kendaraan pribadi milik pemudik yang menunggu kapal untuk menyeberang. “Selain lahan parkir yang sudah ada di setiap dermaga dengan jumlah total kapasitas mencapai 1.766 unit mobil, kami juga menggunakan kantung-kantung parkir yang ada di sekitar pelabuhan. Rest area dan dekat tol Jakarta-Merak untuk menampung truk dan bus yang jumlahnya diperkirakan mencapai 3.900 unit,” ujar Kapolres Cilegon Djoko S sambil menambahkan truk-truk besar yang tidak mengangkut sembako atau BBM sejak H-4 tidak dibolehkan menyeberang. (dew)

Satu Tanggapan to “Pemudik Merak Terancam Telantar”

  1. Rapih Herdiansyah Mei 21, 2008 pada 12:11 pm #

    NYARI AYAM KAMPUS DONKS??? SI XXX……..HE,E,E,E,E,E,E

    @ Rapih Herdiansyah
    Emang kamu dah siap kena flu ayam….!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: