Malaysia Klaim Wayang Kulit

6 Okt

Malaysia kayaknya blom puas ngegerogoti kekayaan hasil cipta karya bangsa Indonesia. Setelah mengklaim angklung dan Heboh Lagu Rasa Sayang-Sayange , negara yang lagi gencar ngepromosiin keserakahannya pariwisata itu sekarang juga ngeklaim kalo wayang kulit bukan berasal dari Indonesia.

Menteri Kebudayaan, Kesenian dan Warisan Malaysia Datuk Seri Dr Rais Yatim bilang kalo wayang kulit yang dimaenin di Malaysia bukan berasal dari Indonesia tapi berasal dari budaya Hindu.
“Indonesia tak punya hak mengklaim kepemilikan wayang kulit karena dia dibawa oleh penguasa Hindu Sri Wijaya di abad ketujuh dan kesenian itu menyebar di Langkasuka (Kedah), Palembang, Batavia dan Temasik,” kata Rais.
Lha ini Mentri koq gobloknya kelewatan banget sih. Kalo wayang kulit itu berasal dari Hindu, tentu di negara asalnya Hindu tradisi wayang kulit juga ada. Tapi buktinya, India aja nggak punya tradisi wayang kulit ini.
Dan lebih goblok dan memalukkannya lagi, menteri tentangga kita ini apa belum baca kalau UNESCO aja udah ngemasukkin wayang kulit sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia pada 2003 lalu.

Bakal adanya klaim dari Malaysia ini sebenrnya udah dikhawatirin sejak empat tahun lalu oleh Sumaryoto , yang waktu itu menjabat anggota Komisi V DPRRI yang memprakarsai berdirinya Yayasan Kembali ke Jatidiri Bangsa (YKJB). Sejak 4 tahun lalu, Sumaryoto ngewanti-wanti jka pelestarian ini tidak segera dilakukan, wayang kulit akan dimainkan orang Malaysia dan diklaim sebagai produk mereka. Orang Jawa sebagai “pemilik” wayang kulit nantinya hanya bisa gigit jari. “Jika ini memang terjadi, itu salahnya sendiri. Sudah punya budaya, mengapa tidak dipelihara. Setelah budaya itu diklaim orang lain, barulah kita meratapi kepergiannya. Jadi, sebelum hal itu terjadi, kita harus melestarikannya. Soalnya, fenomena seperti ini sudah terjadi di bidang lain,” katanya.

Pengakuan-pengakuan negeli Malasaza Malaysia ini memperjelas kepongahan Malaysia atas Indonesia. TKW kita di sana digebukin, pulau-pulau diserobot, hasil budaya diklaim, kirim teroris ke Indonesia. Sudah saatnya emang kita sekarang ambil sikap, CUEKIN MALAYSIA! GANYANG MALAYSIA

6 Tanggapan to “Malaysia Klaim Wayang Kulit”

  1. mjah Oktober 6, 2007 pada 9:23 am #

    ehm..

    salam kenal…
    saia hamzah…

    mau komen sdikit nih…
    kita tuh (org indonesia), suka rada telat g sih?? kalo ada masalah…

    masalahnya kita tuh kan g punya bukti otentik yang jelas dan kuat secara hukum (misal: paten), yang nyatakan kalau wayang, lagu rasa sayange, batik, dan segala macamnya, itu punya kita….

    da gimana kita mau protes, kalo emang g dipaten???

    bukannya sy gak sentimen sama tetangga kita itu juga, tapi ya susah aja jadinya kan, kalo kita mau mperjuangin sesuatu yang gak ada buktinya kalo itu punya kita…

    maaf dan terima kasih..

    skali lagi salam kenal…

  2. sarungsantri Oktober 7, 2007 pada 5:30 am #

    Malaysia itu emang MalingSegala…..
    Tapi emang pemerintah indonesia juga sih yang nggak punya keberanian buat ngelawannya…. hayooo dong… LAWAN!

  3. qizinklaziva Oktober 8, 2007 pada 11:33 am #

    Salam kenal juga Mzah.
    Kalo Indonesia sekarang emang belum punya hak patennya, emang malaysia udah punya???? Mereka juga cuma ngaku-ngaku doang! Malaysia harus fair dong! Jangan asal ngaku aza! Emang dia mau, kalau tiba-tiba Petronas itu diakui ngejiplak dari Indonesia. Soalnya Malaysia itu dari dulu belajar ke Indonesia. Jangan-jangan bikin gedung tinggi juga karena niru Monas….!

    Huuuuu Malaysiaaaaaaaaaaaa……… Malas Banget Siah!

  4. m axmal a April 11, 2009 pada 5:08 am #

    kita harus sadar kita indonesia,kita adalah yang punya nusantara.soekarno aj mw ganyang malaysia.REBUT NUSANTARA KEMBALI WAHAI TUNAS BANGSA BELAJARLAH DARI PRESIDEN KITA IR.SOEKARNO TERCINTA

  5. ahhsiadhi Agustus 24, 2009 pada 6:39 am #

    Malaysia memang harus diberi “pelajaran”.
    Sudah banyak tindakan Malaysia yang merugikan Indonesia seperti yang disampaikan mas dipargraf terakhir.

  6. patah tmbh hlng brganti Agustus 25, 2009 pada 5:13 am #

    Indonesia memang kaya dgn ragam suku N’ Budaya nya
    Indonesia memang kaya dgn makann khasnya… Indonesia memang kaya dgn penduduk yg rama tamahnya,
    Indonesia memang kaya dgn kesabaran nya,
    Indonesia memang kaya dgn Pulau-Pulau panorama pemandangan yg Indah,
    Memang Indonesia punya semua nya, sampai-sampai mau di perubutkan negara malaysial,.
    huhu..
    klo aku sih malu klo aq rebut milik hak orng lain,
    klo sesuatu barang atau bukan milik kita,lebih baik kt mngakuinya saja,
    bahwa barang itu atau merasa bukan milik kt jgn di ambil,
    lebih baik jgn mnganggu negara indonesia, walaupun kekayaan indonesia mau di ambil sm malaysial, tetap indonesia lebih banyak lagi kekayaan yg Indonesia milikki,
    malaysial aku dr palembang,
    klo negara malaysial g’ ada makanan khas km datang aja ke palembang,
    trus akan disambut dgn pemepek sm cuka nya yg terkenal,
    trus km coba aja makanan itu,ntar klo dah coba pasti km akan mngakui nya gak sbgai makanan khas kalian ???
    klo km mngakuinya huhuu…..
    dasar pencuri kekayaan negara orang,jd klo negara kalian gak ada makanan khas,kerajinan batik,klo gak ada seni n’ budaya, DLL,
    kalian tinggal pilih aja ke negara sumber kekayaan trcinta kami Indonesia,psti kalian akan disambut dgn brbagai seni N’ budaya khas indonesia,
    memang Indonesia Negara yg kaya akan seni dan budaya nya,jadi tidak salahnya klo mau di rebut negeri tetangga(malaysial).
    aku juluki malaysial negara yg tidak kreatif,
    tidak mau berusaha sendiri, bisa nya mencuri kebudayaan INDONESIA,
    I LOVE U full Indonesia !!!!
    Thks
    setetes darah trakhir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: