Pohon Pisang Di Tengah Jalan

3 Okt

Kalau kalian melihat ada pohon pisang tumbuh di tengah jalan, jangan berpikir itu pohon ajaib atau salah tanam. Penanaman pohon pisang di tengah jalan juga bukan metode baru yang diujicobakan Departemen Pertanian agar menghasilkan buah lebih baik. Adanya pohon pisang (plus pohon-pohon) lainnya di jalan raya biasanya sebagai bentuk pemberontakan masyarakat atas kondisi jalan tersebut.
Sebagai contoh, warga di Kampung Tanagara, Desa Kurung Dahu, Kecamatan Cadasari melakukan protes atas kondisi jalan di wilayah mereka yang begitu memprihatinkan dengan menanam pohon pisang di jalan yang rusak, sejak (3/10). Pantas saja warga kecewa, karena jalan tersebut berjaraktak jauh dari pusat Pemkab Pandeglang.
Di ranah Banten, kejadian ini bukan yang pertama kalinya. Warga di Sawahluhur dan Baros, Kabupaten Serang pernah menutup jalan di wilayah mereka karena kondisi jalan yang buruk. Bahkan kubangan jalan dengan diamter sekitar 3 meter di tengah jalan dipasangi spanduk bertuliskan ‘Kolam Ikan’.
Kejadi lebih hebat terjadi ketika ratusan warga Kecamatan Pontang mentup ruas jalan Ciruas-Pontang yang rusak dengan aneka pohonan. Sehingga jalur tersebut nyaris tak bisa dilewati kendaraan sama sekali. Buntutnya, warga yang melakukan aksi ‘penanaman pohon di tengah jalan’ ini harus mendekam di penjara lebih dari sepekan karena dianggap mengganggu ketertiban umum.
Aksi penanaman pohon bukan pada tempatnya ini sebenarnya bisa hilang kalau saja pemerintah cepat tanggap dengan kondisi jalan di daerah. Mereka seharusnya segera membenahi infrastruktur vital buat masyarakat ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: