Tetap Waspada dengan Bluetooth

21 Agu

                  Komunikasi nirkabel tidak pernah senyaman dan sepraktis
                  memakai perangkat Bluetooth. Namun, di balik segala nilai
                  positifnya, ada bahaya tak terlihat yang mengancam melalui
                  celah-celah koneksi Bluetooth. Tetap waspada.
                  Hampir seluruh telepon seluler (handphone/HP) terbaru saat
                  ini—mulai dari yang sederhana hingga smart phones
                  tercanggih—telah dilengkapi Bluetooth, sebuah perangkat
                  komunikasi tanpa kabel menggunakan gelombang radio. Dengan
                  sarana ini, berbagai fungsi dalam HP dapat disambungkan dengan
                  perangkat lain secara mudah dan praktis.
                  Bermula dari fungsi dasar menghubungkan HP dengan
                  headset/earphone tanpa kabel panjang yang merepotkan,
                  teknologi Bluetooth semakin berkembang pada aplikasi lain.
                  Mulai dari mendengarkan koleksi musik, tukar-menukar data
                  (seperti business card atau foto/dokumen) dengan HP lain atau
                  dengan komputer/laptop, hingga menjadi jembatan koneksi
                  internet paling praktis.
                  Tak waspada
                  Makin banyak orang yang memahami dan kemudian menerapkan
                  teknologi ini dalam pemakaian sehari-hari. Namun, sesuatu yang
                  nyaman kemudian membuat orang terlena dan lupa akan risiko
                  bahayanya. Dalam kasus Bluetooth, masih banyak orang yang
                  mengira aman-aman saja apabila fungsi Bluetooth dalam HP-nya
                  dibiarkan menyala sepanjang waktu.
                  Padahal, penelitian bersama dua perusahaan keamanan komputer
                  dari Eropa, yakni F-Secure dari Finlandia dan Secure Network
                  dari Italia, tahun 2006, menunjukkan, paling tidak ada empat
                  ancaman utama yang bisa datang saat orang terlena menggunakan
                  Bluetooth. Dalam laporan penelitian yang dimuat di situs
                  http://www.securenetwork.it/ disebutkan, salah satu ancaman
                  bahaya paling utama adalah serangan virus.
                  Berbagai materi perangkat lunak yang bersifat merusak, seperti
                  virus, worm, atau Trojan horses dapat menyebar melalui koneksi
                  Bluetooth, di samping menggunakan cara-cara penyebaran
                  “tradisional” melalui layanan pesan singkat (SMS), layanan
                  pesan multimedia (MMS), atau tukar-menukar kartu memori.
                  Praktisi telekomunikasi dan moderator milis
                  indocell@yahoogroups.com asal Surabaya, Ju Ming, menyebutkan,
                  virus HP seperti Commwarrior bersifat sangat merugikan pemakai
                  HP. Virus tersebut akan menyelinap masuk ke sistem komunikasi
                  HP dan akan menggandakan serta menyebar dirinya sendiri
                  melalui pengiriman pesan MMS tak terbatas tanpa sepengetahuan
                  pemilik HP. “Bagi pengguna kartu prabayar, risikonya pulsa
                  akan cepat habis. Yang parah, bagi pengguna kartu pascabayar
                  karena SMS tersebut akan terkirim tanpa batas dan tagihan
                  pulsa akan meroket,” papar Ju Ming.
                  Terdeteksi
                  Menurut F Secure yang bergerak di bidang produksi program
                  antivirus, Commwarrior akan menyebar hanya melalui MMS pada
                  pukul 00.00 hingga 07.00. Kemudian mulai dari pukul 08.00
                  hingga tengah malam, virus tersebut akan menyebar melalui
                  Bluetooth.
                  Caranya, HP yang mengidap virus ini akan mendeteksi HP-HP di
                  sekitarnya yang sedang mengaktifkan Bluetooth, dan kemudian
                  secara otomatis akan membuka koneksi dengan HP-HP tersebut
                  untuk menularkan virus. Perilaku seperti ini disebut gejala
                  Bluebug.
                  Infeksi virus tersebut akan membawa risiko kedua dan ketiga,
                  yakni gangguan pada sistem dan fungsi-fungsi HP, dan akses
                  tanpa izin ke dalam informasi-informasi penting yang tersimpan
                  di HP, mulai dari catatan nomor telepon relasi, jadwal di
                  kalender, hingga dokumen-dokumen rahasia yang disimpan di HP.
                  Apabila data-data tersebut bisa diakses tanpa sepengetahuan
                  pemilik, maka risiko keempat adalah, semuanya bisa diubah,
                  dimodifikasi, atau bahkan dihapus.
                  Meski di Indonesia masih jarang terdengar kasus-kasus
                  penyusupan dan pencurian data di HP melalui Bluetooth, semua
                  risiko tersebut dimungkinkan terjadi, bahkan sudah dibuktikan
                  melalui berbagai eksperimen dan kejadian nyata di negara maju.

                  Menurut Ju Ming, risiko gangguan dan bahaya serius tersebut
                  lebih terletak pada kebiasaan penggunaan teknologi Bluetooth
                  oleh masyarakat, bukan pada teknologinya sendiri. Kebiasaan
                  orang untuk mengaktifkan fitur Bluetooth terus-menerus, tidak
                  mengganti nama identitas HP-nya, dan tidak berhati-hati saat
                  mengganti nomor kode rahasia (passkey) untuk koneksi Bluetooth
                  (baca tip-tip di boks—Red), membuat HP sewaktu-waktu bisa
                  diserang virus atau orang yang berniat mengakses data di
                  dalamnya tanpa izin.
                  “Tindakan pencegahan paling mudah adalah jangan membuka SMS
                  atau MMS berisi program aplikasi tertentu dari nomor yang
                  tidak dikenal, dan selalu matikan Bluetooth setelah selesai
                  dipakai,” ungkap Ju Ming. (DAHONO FITRIANTO)
                  Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: