Postingan ini sebenarnya sudah lama mengendap di otakku, tapi baru sempat aku ketikkan.
Postingan ini secuil tentang perjalananku ke Bali, akhir bulan lalu. Tak banyak lokasi yang kukunjungi dalam perjalanan selama dua hari ini, kecuali menyusuri sepanjang jalan Legian, Kuta, serta melancong sebentar ke Gianyar. Hujan yang selalu turun di Bali membuatku demam tubuhku. (Maaf kepada kawanku yang memesan arak Bali, karena aku hanya bisa membawakanmu Kacang Disco dari Kresna).
Dari Bali aku mendapatkan beberapa catatan kosa kata bahasa yang terdengar lucu. Wayan Menik, perempuan Bali banyak mengenalkan kosa kata yang cukup asing dan membuatku tersenyum, geleng-geleng kepala, bahkan tertawa ngakak.
Di mata orang Bali, kata (bahkan daerah) Banten merupakan sesuatu yang suci. Padahal salah satu pelaku BOm Bali yakni Imam Samudera adalah orang Banten. “Orang Bali terutama yang di daerah perkampungan penasaran ingin tahu Banten, karena Banten itu sesutu yang dijadikan alat persembahan atau sesajen yang dianggap suci,” terang Menik.
O…. githu!
Ah, jangan-jangan Banten dan Bali memang ada kaitannya. Bukankah dulu Banten juga merupakan daerah keraja Hindu. Bahkan kerajaan Salakanagara di Pandeglang yang hingga kini masih diperdebatkan termasuk kerjaan Hindu tertua. (Moga saja ahli sejarah segera menemukannya).
Lha terus apa hubungannya dengan judul tulisanku ini. Nah Menik juga ngasih tahu kalo orang Bali menyebut uang dengan kata pipis. Kata yang lebih halus adalah jinah (ingat bukan zinah). “Ke Bali memang harus berjinah (memiliki uang) supaya bisa beli banyak oleh-ole,” kelakar Menik yang membuatku tertawa.
Ah, lain ladang memang lain belalang. Lain daerah tentu lain pula budaya dan bahasanya. Kata pipis dan jinah di daerah lain mungkin terdengar sangat saru. Tapi di Bali itu kata biasa yang sering diucapkan.
Apakah di daerah kalian ada kalimat yang di daerah lain artinya berbeda?

ada mas.. bahasa padang pantek
yang artinya kelamin wanita tapi kalau jawa ngomongnya untuk..mmm.. seperti membenamkan paku dengan palu..
Hihihi..susahnya ya mengartikan bahasa daerah yang berbeda2.. tapi harus tetap selalu Indonesia *nasionalis*
okk
hehehe… postingan seru…
wah… blum ada ide…
-gbaiq-
[senyum]
cokot bagi orang sunda ambil
bagi orang jawa gigit
bisa berantem
cokot sepatu = ambil sepatu bagi orang sunda
cokot sepatu =gigit sepatu bagi orang jawa
piti klu oran padan9=uan9
piti klu bahasa indonesia=peti..
nyambun9 ndak ya heheh
bang……senangnya aku menikmati pertambahan daya pengetahuan dari abang (mesti abang juga dari orang bali langsung) but aku malah senangnya ampun ampunan.
Bang….senang pula aku di beri kehadiran sang penulis ke rumahku yang sedang kembali belajar.
salam hangat selalu
wah, sungguh khas dan unik, mas qizink, itulah pesona budaya di negeri kita. satu kata yang sama memiliki istilah yang berbeda2 pada setiap daerah. kalau ndak tahu artinya, bisa bener2 fatal. anaknya mau minta duwit, malah celana anaknya yang dipelorotin, hiks.
wah..aku lagi butuh ‘pipis’ nih hehehehehe…
Yau Se
bahasa mandarin = kunci
bahasa thayi (sama-sama digunakan di taiwan) = mati kelaparan
Ada orang dari Vietnam ,baru datang kesini,diajak mama mertuanya kepasar.Pas didepan pintu,karena membawa banyak barang dia mau suruh mertuanya membuka pintu,dan mau menyerahkan kunci kemertuanya.
“ma,yau se!” (ma,kunci!)
karena dia tidak melihat menantunya mau menyerahkan kunci,karena sibuk berbicara dgn org yang lewat didepan rumah mereka..dan terdengar ditelinga org Vietnam ini perkataan orang yg berbicara dgn mertuanya..
“Ah,menantumu brani bilang kamu Yau,se! ” (mati kelaparan sejenis kata kasar}
padahal sama tulisanya,sedikit beda suaranya,sekilas mirip!
Nyambung ngak ya!
Kirain teh Menik saya.. *geer*
Btw, basa sundana Banten, kadang lebih parah nya Kang ?
kumaha teh lamun bade nikahkan pun putra ?
wah ku pikir zinah..he3x
saya sendiri tinggal dibanten mereka tuh disini..bahasa sundanya sebagian bahasanya sebagian..jadinya jawareh…
lucu juga ya kalo saya bilang…saya mau jinah donk…kalo ngomong gitu dibanten dah dikemplang tuh hahaha
heheheheh hampir salah presepsi
dalam bahasa sunda
bujur = bokong
dalam bahasa karo
bujur = terima kasih
berhubung banyak orang karo dari kampung sana yang menyekolahkan anaknya ke Bandung, karena sopannya setelah membeli sesuatu si ibu2 itu mengucapakn “Bujur..”
si penjual pasti bengong
haaaaaaaaa…….. Bali i miss you, when i can coming toyour place again?????
Ada …
Gedang … itu artinya Pisan vs Pepaya …
hahaha…
mungkin cokot?
gigit VS ambil ???
Kita ke Supermarket. Sampai di kasir, kita bilang begini: “Mbak, bayarnya pakai pipis aja ya?? Abis saya nggak bawa kartu kredit seh!”
‘butuh’ dalam bahasa indonesia: perlu
di kalimantan (lupa tepatnya kalimantan mana) ‘butuh’: alat kelamin pria (maaf…)
Aku pernah denger orang Tangerang memarahi aku dengan kata “goreng siak!!!”. artinya apa ya? masak aku mau digoreng
oalaaaah… kirain apaan!
Billy K.
iamthebilly.wordpress.com
bersambung.wordpress.com
^_^ Ternyata saya salah persepsi.. hihihi.. jadi maluuu…
Ke bali, berjinah sambil pipis, asyik euy.
Dalam bahasa banjar, bujur=betul, bahasa sunda bujur=bokong.
Hahaha kalau gitu aku mau jinah juga aah.
Ada juga cerita tentang orang sunda yang waktu datang ke Tenggarong Kutai Kartanegara kemudian ditawarin makan JUKUT, waduh dia pikir apa – apaan ini? Padahal dalam bahasa Kutai, jukut berarti IKAN.
Salam,
Vee pernah menjawab pertanyaan gini : “tali yang di gunakan koboy” kalu gag salah inget,, vee jawab “lasso”, eeee anak- anak daerah bontang, kalimantan ber”ha,,hu,,” ria,, ternyata e ternyata,,, ” lasso” tuh artinya (maav) , “barangnya mas-mas”
Kalau di jawa pipis itu buang air kecil gitu Pak
memang setiap daerah memiliki bahasa yg berbeda, itulah keunikan kita, meskipun beda harus tetap jadi Indonesia
iya neh, klo yg baru dengar kata JINAH atau PIPIS, pasti jadi saru gitu..
hehehe….budaya tiap daerah mmg aneh2 dan beda2 y, aneh? Nggak, mskdQ unik2…hehe…
selamat malam,bang
apa cabar?
salam hangat selalu
**menyambung komen dari Indah Sitepu**
dalam bahasa sunda
bujur = bokong
dalam bahasa karo
bujur = terima kasih
dalam bahasa banjar (kalsel)
bujur = benar
pesan for bang Q ==>> harus sering2 beramal kalo berjinah. .
tiap hari qe kasih ndah pipis. ,
wah beraneka ragam budaya beraneka ragam pula bahasanya ya, betapa kaya budaya bangsa kita, sebelum datang ke suatu daerah berarti harus sedikit mengerti bahasanya ya biar ga salah persepsi nantinya
hahaha.. ada ada saja..
)
ini sama kata Atos (bhs Jawa) = keras dan Sudah (Bhs Sunda)
alkisah:
Ada 2 orang berbeda suku di sebuah WC umum, si orang sunda yang mengantri menanyakan kepada orang jawa yang telah selesai BAB..
S: Atos mang..
J: Atos.. Atos.. Wong mencret koq Atos (dengan donkolnya..)
Di tempatku sejinah artinya…sepuluh…
Bahasa alat komunikasi dan salah satu budaya manusia yang ruaaar biasa, kemajuan diukur dari bahasa. Dengan bahasa pula kadang kita kecele, yaiut sesuai koment-koment yang ada bukan begitu taiye.
Bahasa SMS yang sekarang sudang membumi, ada saja menjadi muasal cekcok dua sahabat atau suami istri.
itulah bahasa.
Sttt… haram, Zink. Dosa… Dosa… :p
salam dari bandung
masih layakkah hari ibu di peringati di saat para ibu takmampu membeli susu untuk anaknya karena suaminya di PHK kemudian bunuh diri karana di negeri para bandit mati adalah mimpi indah kaum jelata
artikel terbaruku …… perempuan yang berhati kudus (artikel ini buat saudaraku kaum perempuan yang memperingati hari ibu di negeri para bandit di mana kemiskinan menantang langit, membuat kami tak mampu lagi menggurat kasih ibu di batu yang berlumut tapi kasih ibu hanya bisa di permainkan lewat iklan-iklan politik)
http://esaifoto.wordpress.com
wah saya baru tahu kalau artinya seperti itu mas pikir saya, memang hal yang begituan kan Bali memang mudah yang begtuan
kalau banten saya tau, tapi kalau pipis.. saya baru tau
numpang ijin dulu mas..
mo kebelakang bentar, mo pipis
wasem ki tuwas tak pikir harus minum arak dan berzinah hahahaha oalah maksudnya punya uang atau jinah hahahaha
sekalian beruang hahaha salam kang
jaman gini memang yang berjinah yang bisa bicara hehehehehe
wew…
mau dunk jinah nya
wah memang indonesia punya banyak keragaman budaya dan bahasanya yah
Out Of Topic: I just want to say… HAPPY NEW YEAR 2009!!!
Hmmmm apa lagi yah??? *mikir-mikir…
saya jg snang jinahnya..mau donk??