Anak Gubernur Banten Nyalon DPD

15 Jul

Andika Hazrumy, anak pertama Gubernur Banten Rt Atut Chosiyah ikut meramaikan bursa pencalonan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Pria yang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Pelita Harapan ini resmi mendaftar dan menyerahkan bukti dukungannya ke kantor KPU Banten, Senin (14/7).

Andika datang ke KPU Banten dengan diiringi sejumlah masa pendukungnya, di antaranya dari Karang Taruna, GP Ansor, Majelis Ta’lim, dan Dewan Harian Daerah (DHD) 45. Sejumlah pengurus Relawan Banten Bersatu (RBB) yang dulu menjadi motor pendukung Atut pada pemilihan gubernur (pilgub) juga turut mengantarkan Andika. Rombongan ini diterima langsung oleh Ketua KPU Banten Hambali.

Kepada para wartawan, Andika membantah pencalonan dirinya dikaitkan dengan posisi orangtuanya sebagai gubernur. “Bukan karena anak gubernur, tapi saya punya basis massa sendiri, terutama dari kalangan pemuda,” ungkap pria yang tercatat sebagai Wakil Ketua GP Ansor Banten dan Bendahara Karang Taruna Banten ini.

Pria kelahiran Desember 1985 ini mengaku tak gentar untuk bersaing dengan tokoh lain pada pencalonan DPD, termasuk dengan tokoh-tokoh berskala nasional seperti Taufiequrrahman Ruki yang juga mencalonkan diri. “Saya optimis bersaing dengan calon lain. Saya perwakilan dari kaum muda,” ujarnya.

Disinggung tentang motivasi pencalonannya, ayah dua orang puteri ini menegaskan, dirinya mendaftar sebagai bakal calon anggota DPD untuk memberikan andil dalam pembangunan Banten. “Saya ingin memberikan sumbangsih kepada masyarakat Banten untuk menuju Banten sejahtera berlandaskan iman dan takwa,” ujarnya. (qizink)

 

About these ads

35 Tanggapan to “Anak Gubernur Banten Nyalon DPD”

  1. Sawali Tuhusetya Juli 15, 2008 at 12:59 pm #

    memilih dan dipilih dalam demokrasi memang hak setiap warga negara, mas qizink. andika pun punya hak untuk itu. masalah orang tua? itu kan hanya faktir biologis. yang lebih menentukan justru adalah kemampuan andika dalam menjalankan trik2 politiknya secara cerdas. semoga dia ndak mengecewakan massa pendukungnya.

    @ Sawali Tuhusetya
    Ini memang konsekuensi dari sebuah demokrasi… semoga saja rakyat memang sudah cerdas untuk memilih….

  2. Robbie MJA Juli 15, 2008 at 1:08 pm #

    Innal Fataa Man Yaqulu Ha’anadza … smoga Andhika bs mmbuktikan bhwa dia bs lbih baik dr org tuanya … krn ssungguhnya spirit dr PEMUDA adalah yg berani mngatakan ” Ini loh GW .. bkn ini BABE ato ENYA GW … ” memang hrus ada generasi baru yg lbih baek dr kmrn yg hrus tmpil mmprbaiki keadaan & bkn larut dlm kbobrokan d dlmnya.


    Robie MJA

    Semoga saja, anak gubernur ini memang generasi baru yang baek!

  3. aRuL Juli 15, 2008 at 2:55 pm #

    maju atau tidak saya rasa wajar…. kalo memang punya kemampuan sih gpp, saya rasa masyarakat sudah pandai menilai.

    aRuL
    sepakat dengan aRul… memang itu hak dia untuk maju atau tidak….

  4. Yari NK Juli 17, 2008 at 3:31 am #

    Memang betul kata pak Sawali…. dia memang punya hak memilih dan dipilih, yang penting adalah niatnya ia menjadi anggota DPRD, apakah murni hendak mewakili rakyat di pemerintahan daerah atau hanya mencari popularitas dan kekayaan dengan cara singkat semata atau hanya ingin mendongkrak karir politiknya saja?? Mudah2an niatnya baik…….

    @ Yari NK
    banyak alasan yang bisa diungkapkan ketika seseorang sudah terjun ke dunia poltk

  5. no_party Juli 17, 2008 at 9:55 am #

    waduh emang bener2 pelan-pelan Banten bakal dijadiin Kerajaan Chasan Sochib. Dari pada milih dia yang gak berkualitas dan gak ada juntrungannya, mendingan milih yang lain… masih banyak yang jauh berkualitas daripada anak “Ratu” itu.
    Nih beberapa calon anggota DPD dari Banten yang layak dipilih :
    1. Taufiqurahman Ruki
    2. KH. A.S Hassan
    … tuh 2 dari beberapa yang berkualitas dan dapat dipercaya.

    Percayakan Banten pada orang yang tepat bukan pada anak “Raja” yang kuliah aja belum beres..!

    @ no_party
    siapa pun dia, itu haknya untuk mencalonkan diri. masalah kualitas, tentu sangat tak objektif juga kalao hanya dilihat dari garis keturunannya.

  6. Rachmat Juli 17, 2008 at 1:42 pm #

    Waduuuuh…mangnya yang lain ga ada yang mau nyalonin??? kenapa ga kasih kesempatan buat yang lain gitu? Apa karena anak “Ratu”? Ayo dong generasi muda Banten bangkit dan bangun terus Propinsi kita!!!

    @ Rachmat
    Kesempatan tentu saja terbuka luas buat siapa saja untuk maju…!

  7. Semoga mengobati luka Juli 18, 2008 at 6:49 am #

    Terima kasih atas masukan dan pendapat dari Pa Sawali, Pa Robbie, Arul, Yari dan semua. semoga itu semua menjadi semangat dan lecutan untuk dapat berbuat memberikan yang terbaik untuk Banten.

    Semoga mengobati luka
    Amiennn… kayaknya mau nyalon nih!!

  8. Semoga kau sembuh part 2 Juli 18, 2008 at 7:07 am #

    ” waduh emang bener2 pelan-pelan Banten bakal dijadiin Kerajaan Chasan Sochib. Dari pada milih dia yang gak berkualitas dan gak ada juntrungannya, mendingan milih yang lain… masih banyak yang jauh berkualitas daripada anak “Ratu” itu…..???? ”

    “ini hanyalah sebuah jawaban dari ungkapan hati untuk menghapuskan kebencian terdalam yang ada.”
    Ga bisa? jangan pernah dirimu menghina sebuah cita-cita seseorang yang mulia, karena sejelek apapun sebuah cita-cita yang diinginkan oleh seseorang, ia mempunyai nilai yang sangat mahal dan memerlukan perjuangan yang tidaklah gampang.

    Suatu kebanggaan apabila bisa dihargai atas hasil jerih payah diri sendiri untuk dapat berbuat bagi tanah leluhur kami ini. Begitu juga dengan perumpamaan hasil dari sebuah karya seni, mereka berusaha untuk mendapatkan respon seseorang atas hasil karyanya, walaupun sekedar senyuman.

    Suatu moment penting yang tidak bisa diulang kembali apabila ia sudah lewat. Akan merasa rugi apabila seseorang tidak bisa mengabdi untuk rakyat nya yang telah mengangkat derajat dan martabat keluarganya, apa lagi itu dekat dengan dirinya. Disinilah dibutuhkan sekali dukungan dan masukan yang akurat, agar semua orang bisa merasakan dirinya dekat dan berada di tempat yang benar di dalam pengabdiaannya. Dan pengabdiaan dapat dilakukan melalui berbagai macam cara yang positif dan bukan hanya dapat dilakukan karena adanya kekuasaan dan kedudukan semata, karena rezeki dan derajat yang kita dapat adalah ridho dari ALLAH SWT.

    Berbakti dan mengabdi adalah salah satu bagian dari hidup saya untuk keluarga maupun masyarakat luas, dengan mengabdi kepada masyarakat kita bisa memperlihatkan sesuatu kepada dunia, bahwa dengan pengabdiaan yang tulus bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat dengan istilah “biar ketulusan dan kenyataan yang berbicara”. Sebuah pengabdiaan adalah suatu kaya seni yang abadi yang bisa diadopsi secara turun temurun. Maka beruntunglah saya, dengan adanya ilmu pengetahuuan yang saya miliki dan masukan dan arahan orang tua, keluarga, saudara-saudara, teman-teman dan kerabat saya yang ada di seantero tanah leluhurku yaitu Banten, agar saya dapat berbuat untuk bisa menjalankan amanah untuk memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Banten. Maafkan apabila ada ungkapan hati saya dituangkan di secarik lembaran ini yang tidak berkenan di hati anda, karena mungkin ini adalah takdir hidup saya agar dapat memberikan pengabdiaan dan apresiasi yang sangat besar dengan keikhlasan di hati agar dapat mensejahterakan masyarakat Banten yang sejahtera berladaskan iman dan taqwa.

    DI NEGARA INI KITA HIDUP DAN BEKERJA. KITA ORANG PINTAR, KITA BANGSA YANG BESAR BERDIRILAH YANG TEGAR DENGAN OTAK BERSINAR TIDAK PERLU MENGHINA, MENGAPA HARUS BIMBANG DAN KEIKHLASAN DAPAT MEMBUNGKAM KERAGUAN. KITA HANYA PERLU SEMANGAT UNTUK DAPAT BANGKIT DALAM KEADILAN, BUKAN PRASANGKA BURUK YANG DIBERIKAN. KITA RAKYAT JELATA HANYA BISA BEKERJA DAN BERDOA AGAR DAPAT MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUK BANGSA DAN TANAH AIR.

  9. wadon Juli 19, 2008 at 12:47 pm #

    jaman memang sudah edan,,,, teori machiavelli dalam il principe benar-benar terbukti. orang akan menggunakan segala cara untuk memperoleh kekuasan… homo homoni lupus…kata orang pinter seh… soale kitene pas-pas an…

    semoga niatnya baik, untuk kemajuan banten. tapi lebih baik memilih yang sudah terbukti, punya moral baik, layak memimpin… hidup AS Hasan!!!

  10. khaisyarani Juli 19, 2008 at 12:51 pm #

    baru 24 lho! bisa sih mewakili kaum muda.Tapi, apakah sudah cukup bijak untuk dipilih?
    Ada yang bisa dijadikan teladan juga, berani menikah. usia 24 anak sudah 2, keren kan?

  11. ika Juli 20, 2008 at 10:10 am #

    ohek!

  12. paladin Juli 21, 2008 at 8:01 am #

    sudah saatnya indonesia dipimpin oleh sumber daya manusia yg muda , krn pola pikir yg selalu ingin terdepan dgn menyalurkan ispirasi-inspirasi yg bersifat membangun. jadi saya setuju dgn majunya kaum-kaum muda untuk memimpin bangsa ini khususnya banten! kami dari forum muda siliwangi dan masyarakat cirebon khususnya preman2 cirebon mendukung 100%

  13. mak erot Juli 21, 2008 at 8:05 am #

    SOK ATUH GEURA BANTEN DI GOYANG KU NU NGORA AMEH MAJU !!!!!! HIDUP PERSIB !!!!!!

  14. ika Juli 21, 2008 at 11:00 am #

    mak erot keren!Hidup Persib!

  15. billy Oktober 3, 2008 at 6:33 pm #

    Wah dari pada ANAK MAMI mendingan cari yang berkualitas. saya sih ga apriori cuma kalau dari skarang aja spanduknya udah ada dimana2.. coba dong lacak dana kampanye dari mana??? 1 spanduk berapa?? ini hampir tiap gang ada waduh kalau diitung kayaknya dah keluar 1-2 M nih.. kira2 duit dari mana???

    kalau saya sih acungin jempol sama anak UI, Mohamad Hamdan, yang udah ketahuan pernah jadi aktivis waktu jaman reformasi.. coba deh liat profilnya di fs senatormudabanten@yahoo.com
    trs udah nulis di berbagai media pula liat aja blogs nya..

    cukup kreatif memanfaatkan internet.. dan menurut dia sudah ada ratusan telp tiap hari masuk ke hp nya.. wah salut gw.. masih banyak anak muda yg kreatif dan ga ngabisin APBD. alias sisa dana proyek2 daerah..

    meski sayangnya situs kampanye nya ayokitabisa.com kayaknya belom rampung jg.. tp gw dukung deh… soalnya anaknya kayaknya kreatif…layak diacungin jempol… deh.

  16. jibril hasan Oktober 11, 2008 at 8:41 pm #

    yhx atas infonya nih… iya gw dah liat fsnya lumayan lah buat anak muda.. meski kayaknya perlu polesan lagi buat jadi kayak obama.. oke maju terus bung…

  17. Shasaw Oktober 13, 2008 at 6:46 am #

    loe pnya jagoan gwe juga punya Jagoan…..(HIDUP BADRUDIN…. 1000000000…X)

  18. oman Oktober 14, 2008 at 9:40 pm #

    wk..wk..wk..wk.. iye teh badrudin nu di “wanted” siga tersangka beras raskin nya… aya-aya wae.. kasandung beras raskin … geus ulah loba tingkah lah…

  19. opang November 15, 2008 at 9:37 am #

    wah2, salut dik ama lo!! maju terus dik, pantang mundur!! jangan dengerin komentar2 negatif dari orang2 yg iri!! tunjukin kalo kita sebagai anak muda juga bisa jadi pemimpin yg lebih baik! dengan jiwa merah putih!! mau umur 24 kek, mau anak siapa kek, kalo bisa bikin banten lebih maju knapa ngga? mau menurut komentar diatas banten dijadiin “kerajaan” kek, kalo dengan “kerajaan”nya ternyata bisa bikin banten lebih maju knapa ngga? kan tujuan utamanya yg penting mau bikin banten lebih maju! ya ga dik? gw dukung dik 100%, tutup mulut mereka orang2 yg ngasih komentar negatif dengan bukti! bahwa anak muda juga bisa bikin perubahan, dan bisa bikin banten lebih maju!!

    “Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang”

  20. ANTIKERAJAAN Desember 8, 2008 at 7:41 pm #

    bayangkan kalau benar terjadi, menurut anda despotisme tidak???
    betapapun baiknya mas tommy soeharto, mbak Tutut dan mas Bambang, apa sih yg bkn indonesia hancur lebur???
    karena mekanisme check and balance ga jalan??? bener ga?

    teori dari mana kalau Banten maju dengan despotisme dan KKN isme.
    kalau boleh jujur saya dekat juga dengan keluarga Andika tp lebih baik kalau si Dika ga jadi, karena benar2 akan menghancurkan Citra Keluarganya. karena memperkuat sinyalemen bahwa mereka aji mumpung. dan masyarakat sendiri yang menilai dengan kekalahan Airin di Tangerang, Keluarga Atut sepertinya harus siap2 menghadapi KPK.. liat aja..nanti. sok wae atuh

  21. ANTIKERAJAAN Desember 8, 2008 at 7:43 pm #

    bayangkan kalau benar terjadi, menurut anda despotisme tidak???
    betapapun baiknya mas tommy soeharto, mbak Tutut dan mas Bambang, apa sih yg bkn indonesia hancur lebur???
    karena mekanisme check and balance ga jalan??? bener ga?

    teori dari mana kalau Banten maju dengan despotisme dan KKN isme.
    kalau boleh jujur saya dekat juga dengan keluarga Andika tp lebih baik kalau si Dika ga jadi, karena benar2 akan menghancurkan Citra Keluarganya. karena memperkuat sinyalemen bahwa mereka aji mumpung. dan masyarakat sendiri yang menilai dengan kekalahan Airin di Tangerang, Keluarga Atut sepertinya harus siap2 menghadapi KPK.. liat aja..nanti. sok wae atuh

  22. dodol Desember 21, 2008 at 8:13 pm #

    andika …
    kayaknya mending lulus kuliah dulu deh baru nyaleg he…

    apa kata orang lulus kul aja belum dah nyaleg …???

    tanggung jawab ama diri sendiri aja belum kelar.. mau tanggung jawab 1 banten wahh gila aja kali

  23. gaptik Desember 21, 2008 at 8:44 pm #

    bro ..
    coba deh liat dulu

    http://andika-menu.blogspot.com/2008/10/profil-andika-hazrumy.html

    STATUS:
    anak gubernur banten, umur 24thn

    RIWAYAT PENDIDIKAN
    2005 – sekarang : Universitas Pelita Harapan, Tangerang Jurusan Hubungan Internasional

    Riwayat Organisasi: Harley Davidson Club Indo (standar harga motornya 250jt )

    Riwayat Karir : direktur utama di 3 perusahaan (bikin pt kira2 abis 15jt masing2)

    perlu dijelasin lagi …? perlu diperjelas lagi…?

    tolong hal kayak gini gak perlu dijelasin lagi untuk menilai seorang caleg. nilai pake logika dikit aja dah keliatan…

    tolong pikir lagi untuk memilih
    serius pengen milih ni anak? ato takut ma pendekar banten?

  24. udin Desember 31, 2008 at 6:41 pm #

    hmm, dika, apakah masih pacaran sama kiki amelia (artis)? katanya kiki udah dikenalin ke ibumu februari 2008 lalu. makanya kok kaget ternyata udah punya istri dan anak dua?

  25. AGUSTA SIMBOLON Januari 3, 2009 at 7:09 pm #

    BAH.. SUDAH PUNYA ANAK DAN ISTRI MAU PULA SAMA ARTIS, MENTANG-MENTANG PUNYA DUIT. EH.. INI MEMANG BANTEN ANEH, KATA KEMARUK AJA TERNYATA MASIH HARUS DI KOREKSI DENGAN SUPER MARUK.

  26. Ratu Tatu Chasanah Januari 20, 2009 at 8:07 am #

    coba lihat di :
    http://www.andika-hazrumi.blogspot.com

  27. wulan suminar Januari 28, 2009 at 4:41 pm #

    Pendidikan adalah nilai jual tertinggi untuk seorang pemimpin.

    Ketika yg di pimpin lebih berpendidikan dari yang akan memimpin.maka itu akan menjadi nilai minus bagi banten.

    Saya tdk pantas menilai seorang andika yg masìh mahasiswa dan istrinya yg ibu dari 2 anak.
    Tapi saya bisa bilang..berkacalah..

    Berkaca dari saya mungkin..mahasiswa S2 yang masih berusia 21 tahun.

  28. ZN Februari 3, 2009 at 9:12 am #

    Muda saja tidak cukup. Apalagi track organisasi abal-abal dan juga kemampuan akademis yang minimals. Rasanya perubahan itu jauh dari harapan. Pilih Calon yang berkualitas.

  29. sibarakokok Maret 14, 2009 at 2:25 am #

    Setelah membaca profilnya..ternyata beliau di Monash itu belajar bahasa Inggris doang..toh…; 2 tahun lagi…ueadannnn…lamanya..; malu maluin aja ah..; anak saya saja cuman tiga bulan di Sydney..dari nol besar..sudah langsung lancar bahasa inggris..
    ini..Monashnya yang jelek mutu sekolahnya atawa..???

  30. ima Maret 24, 2009 at 4:16 am #

    teu..geura bae kami mah rek bu Ir Renny bae

  31. b-q-ack Racing Maret 24, 2009 at 4:25 am #

    Kami moal milih anak ratu nu sugih kami rek milih nu pinter,jujur, sanajan eta jalemana miskin.
    nu penting daek ngabangun banten lain ngabeakeun…

  32. Andika Hazrumy Mei 3, 2009 at 5:36 pm #

    Selingkuh Hikmat Tomet Mantan Suami Ratu Atut Chosiyah
    Ratu Atut Chosiyah dan Hikmat Tomet
    Dilaporkan Aniaya Pegawai HotelSemanggi,
    Warta Kota
    Kejadian: Kamis 8:43 WIB
    http://chasansochib.blogspot.com/2007/10/penganiyaan-pegawai-suami-atut.html
    Karena diduga melakukan tindak pencemaran nama baik
    ertapenganiayaan, Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah (43),dilaporkan oleh Vinny Rahmalia (30) ke Mapolda Metro Jaya, Selasa(12/8) malam.
    Vinny, karyawati di Hotel Kartika Chandra, dituduhberselingkuh dengan suami Ratu Atut Chosiyah.Menurut informasi yang dihimpun Warta Kota, Selasa sore, Ratu Atutmendatangi Vinny, yang baru saja selesai bekerja, di dapur (ruang701-702) Gedung Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, JakartaSelatan.
    Semua yang ada di ruang itu tidak mengetahui maksudkedatangan Ratu Atut.Namun, begitu masuk, Ratu memanggil Vinny sambil berkata “Mana yang namanya Vinny?” Setelah itu, Vinny yang sedang mengambil air dari dapur, segera keluar untuk menghampiri orang yang memanggilnya.Begitu Vinny keluar. Ratu membentak dengan kata-kata kasar.
    Ratu langsung menuduh Vinny telah berselingkuh dengan suaminya. Bahkan,dengan nada marah Ratu mendorong tubuh Vinny yang baru sajamenghampirinya.Belum puas mendorong Vinny, Ratu langsung menampar muka Vinny danmencakarnya. Padahal, menurut seorang rekan Vinny bernama Muftiharikepada polisi, Vinny justru bertanya dan belum sempat memberikanpenjelasan

  33. Vinny Alvynny Mei 3, 2009 at 5:38 pm #

    Selingkuh Hikmat Tomet Mantan Suami Ratu Atut Chosiyah
    Ratu Atut Chosiyah dan Hikmat Tomet
    Dilaporkan Aniaya Pegawai HotelSemanggi,
    Warta Kota
    Kejadian: Kamis 8:43 WIB
    http://chasansochib.blogspot.com/2007/10/penganiyaan-pegawai-suami-atut.html
    Karena diduga melakukan tindak pencemaran nama baik
    ertapenganiayaan, Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah (43),dilaporkan oleh Vinny Rahmalia (30) ke Mapolda Metro Jaya, Selasa(12/8) malam.
    Vinny, karyawati di Hotel Kartika Chandra, dituduhberselingkuh dengan suami Ratu Atut Chosiyah.Menurut informasi yang dihimpun Warta Kota, Selasa sore, Ratu Atutmendatangi Vinny, yang baru saja selesai bekerja, di dapur (ruang701-702) Gedung Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, JakartaSelatan.
    Semua yang ada di ruang itu tidak mengetahui maksudkedatangan Ratu Atut.Namun, begitu masuk, Ratu memanggil Vinny sambil berkata “Mana yang namanya Vinny?” Setelah itu, Vinny yang sedang mengambil air dari dapur, segera keluar untuk menghampiri orang yang memanggilnya.Begitu Vinny keluar. Ratu membentak dengan kata-kata kasar.
    Ratu langsung menuduh Vinny telah berselingkuh dengan suaminya. Bahkan,dengan nada marah Ratu mendorong tubuh Vinny yang baru sajamenghampirinya.Belum puas mendorong Vinny, Ratu langsung menampar muka Vinny danmencakarnya. Padahal, menurut seorang rekan Vinny bernama Muftiharikepada polisi, Vinny justru bertanya dan belum sempat memberikanpenjelasan

  34. Angelina Patinasarani, SH, MH Juni 12, 2009 at 6:27 pm #

    Kajati Banten Dondy K Sudirman Dicopot. Terkait Kasus Prita dan atas Rekomendasi Ratu Atut Chosiyah?

    12 Juni 2009 – Dibaca 504 Kali –
    Dondy K. Sudirman/Antara.co.id
    Baru saja saya baca Kompas.com yang mengutip kantor berita Antara, bahwa Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Dondy K Sudirman dicopot dari jabatannya. Saya langsung terpikir, adakah dicopotnya Dondy terkait kasus Prita Mulyasari yang diduga terzolimi oleh kejaksaan sehingga terpaksa harus meringkuk di tahanan?

    Seperti biasa, pihak Kejaksaan Agung membantah dicopotnya Dondy terkait kasus Prita, ibu rumah tangga yang menyebar ketidakpuasan atas layanan RS OMNI melalui surat elektronik. Kejaksaan Agung menyatakan, hal itu merupakan mutasi biasa dan tidak terkait dengan kasus penanganan Prita Mulyasari oleh kejaksaan. Silakan saja deh berkilah.

    Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Jasman Pandjaitan, Dondy kini menjadi staf ahli Jaksa Agung, Posisi Kajati Banten diisi Abdul Wahab Hasibuan yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kajati Sumatera Selatan. “Ini mutasi biasa, dan dilakukan terhadap pejabat lainnya,” kilah jasman sebagaimana diberitakan situs itu.

    Terhadap RS OMNI Internasional, Jaksa Agung Muda Pengawasan Hamzah Tadja menyatakan, RS OMNI kemungkinan besar akan diperiksa terkait kasus Prita itu.

    Dalam kapasitas saya sebagai blogger, saya kembali mengingatkan mengenai kekuatan dunia internet yang memungkinkan mailing list sebagai kendaraan Prita untuk menyampaikan pesannya secara terbatas, dapat dibaca orang di seluruh dunia. Orang menjadi tahu, ada persoalan serius yang terjadi pada RS OMNI Internasional, khususnya fungsi Humas (Public Relations) yang tidak berjalalan secara optimal. Selain itu, Customer Service OMNI yang boleh dikatakan tidak kompeten dalam menjelaskan pelayanan terbaik yang dimiliki RS OMNI dengan catatan RS yang mengklaim diri sebagai “internasional” itu memang memilikinya.

    Bagi saya, ketika pihak OMNI berkeberatan atas kasus ini, yang bersangkutan bisa menempuh “hak jawab” melalui media yang sama saat Prita menyampaikan keluhannya, yaitu melalui mailing list lagi. Ketika kita mengetahui bahwa keberatan OMNI disampaikan pada media cetak, yakni dua surat kabar nasional, saya juga menilai hal itu sebagai keliru besar! Mengapa? Karena medianya berbeda: satu media online (mailing list), satu lagi media cetak. Ini jelas nggak nyambung banget. Sekalian saja OMNI mengumumkan somasi itu di televisi biar lebih ngawur lagi!

    Saya juga agak mengerutkan dahi, kok bisa-bisanya media cetak juga memuat keberatan OMNI atas surat elektronik Prita itu, bukankah Prita tidak memuat keluhannya di media cetak itu?

    Andai saja Humas dan Customer Service OMNI bekerja secara profesional dan tidak kalap, mungkin kasus Prita tidak akan menjadi “menasional” yang kemudian menciptakan efek bumerang yang dahsyat, berbalik menghantam OMNI tanpa ampun. Andai saja pihak OMNI tidak memakai cara-cara “kekuasaan” dan “kekuatan kapital” (dengan membayar mahal pengacara, misalnya) sehingga kejaksaan “turun tangan”, mungkin nama baik OMNI masih bisa diselamatkan. Sekarang mendengar nama OMNI saja orang sudah, maaf “begidik”, kalau tidak mau dikatakan antipati.Rasanya OMNI perlu mengubah namanya dan tidak lagi beroperasi di tempat dimana RS itu sekarang berdiri, kalau si empunya RS masih mau berusaha di bidang pelayanan bagi orang-orang sakit.

    Bagi saya, dicopotnya Dondy hanya gelinding awal dari sebuah bola salju. Ketika bola ini menggelinding dan terus menggelinding dimana media massa dan aktivis milliser dan blogger di seluruh dunia terus memelotinya, akan semakin banyak pihak terkait yang terseret menjadi bagian dari bola salju itu. Tidak tertutup kemungkinan pihak OMNI sendiri!

    Maka dalam episode berikutnya, tidak tertutup kemungkinan pemilik OMNI sendiri yang menggantikan Prita di tahanan jika KPK sudah turun tangan.

    Tags: Dondy K Sudirman, Prita Mulyasari

  35. Abah Pendekar September 26, 2009 at 6:37 pm #

    ADIK KANDUNG RATU ATUT CHOSIYAH DIPERIKSA KEJAKSAAN NEGRI TANGERANG BANTEN KORUPSI RSUD BALARAJA.

    Minggu, 24 Agustus 2008 | 18:22 WIB
    TANGERANG, MINGGU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang menjadwalkan akan memanggil adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Heri Wardana alias Wawan suami dari mantan calon wakil bupati Tangerang Banten yang gagal, terkait dugaan kasus korupsi pembangunan RSUD Balaraja.

    Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tangerang, Rakhmat Haryanto, Minggu (24/8) mengatakan, jadwal pemanggilan adik pejabat nomor satu di Provinsi Banten tersebut pada Senin (25/8).

    “Wawan seharusnya memenuhi panggilan Kejari Tangerang pada Jumat (22/8) kemarin, namun berhalangan hadir karena harus menghadiri rapat Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) Provinsi Banten,” ungkapnya.

    Haryanto mengatakan, Wawan akan dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi pembangunan RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang.

    Sebelumnya, Kejari Tangerang telah menetapkan lima tersangka yang diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi pembangunan rumah sakit pemerintah yang menghabiskan dana dekonsentrasi APBN 2006 sebesar Rp14,115 milyar tersebut.

    Kelima tersangka tersebut antara lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinskes) Provinsi Banten, DBS, Pejabat Pembuat Komitmen Dinkes Provinsi Banten, NA, Direktur kontraktor proyek PT Glindingmas Wahana Nusa sebagai kontraktor proyek, JC, Kepala Proyek, DW dan konsultan pengawas proyek dari PT Cipta Sarana Mitra, AS.

    Modus operandi yang dilakukan para tersangka yakni membuat laporan palsu secara bersamaan tentang kemajuan pembangunan RSUD Balaraja. Laporan kemajuan pembangunan tersebut untuk mencairkan dana ke Dinkes Provinsi Banten sebesar Rp 14,115 milyar padahal laporan kemajuan proyek tidak sesuai dengan bangunan fisiknya.

    Kejaksaan menemukan hasil pengumpulan data dan survey lokasi yang menunjukkan sejumlah bangunan fisik tidak sesuai dengan laporan kemajuan proyek, di antaranya toilet, keramik lantai, saklar dan jaringan listrik.

    Namun demikian, Haryanto menjelaskan, pemanggilan Wawan tersebut bersifat tidak mengikat dan akan mengubah penanganan kasus yang sudah mencapai tahap penyidikan itu. “Pemanggilan Wawan juga didasarkan keterangan tersangka JC, yang menyebut nama Wawan. Namun belum diketahui jelas peranan Wawan pada pembangunan RSUD Balaraja.”

    Selain itu, Kejari Tangerang juga akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hani Heryanto terkait perencanaan dan pembangunan rumah sakit milik Kabupaten Tangerang tersebut.

    Sumber: TEMPO
    http://cahpamulang.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: