Perempuan Bersepeda

 

malam ini kulihat

kau membelah resah malam

dengan sepeda yang dulu kita naiki berdua

 

ada rindu yang tiba-tiba menyapaku

untuk kembali memanggilmu dengan kata cinta

namun angin begitu lincah

bermain di gerai rambut

 

bersama angin

kau terbang menyapa alis rembulan

meninggalkanku yang terjebak di antara labirin benteng tua

hingga malam habis tecatatkan

pada rumput yang tumbuh liar di trotoar.

 

Jogjakarta, 16 Juni 2008

 

 

 

1 Komentar

  1. Aduh romantisnya…… mengingatkan masa2 indah dengan si dia berduaan…. sekaligus bernostalgia….. :D


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar