Nulis Artikel Yuk!

 

 

Menulis itu nggak beda ama orang yang berenang. Selain teori, kudu banyak maen ke kolam renang sekaligus belajar renang. Kalo teori doang, pas renang nti kelelep!

 

Artikel adalah karangan prosa (bukan menggunakan kaidah puisi) yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Itu sebabnya, artikel di media massa itu bertaburan data-data teknis, tapi lebih ke arah pemaparan sepintas lalu dan itu murni pendapat pribadi penulisnya setelah membaca pendapat lain dari begitu banyak karya yang telah dibacanya.

 

Ada beberapa kaidah dalam penulisan populer, antara lain:

1. Tulisan kudu jelas. Nggak usah bertele-tele

2. Hindari jargon dan istilah teknis atau istilah asing

3. Menghindari akronim dan singkatan yang membingungkan

 

Tugas seorang penulis adalah membuat sesuatu informasi yang dikumpulkan dan dilaporkan menjadi jelas bagi pembaca. Ketidakmampuan menekankan kejelasan adalah kegagalan seorang penulis. So, gmana tuh caranya:

1. Penulis memahami betul soal yang mau ditulisnya, bukan pura-pura paham atau belum yakin benar akan pengetahuannya sendiri.

2. Penulis harus punya kesadaran tentang pembaca. Tuh tulisan mau dibaca buat sapa?

 

Sebuah tulisan yang jelas juga harus memperhitungkan syarat-syarat teknis komposisi:

1. Tanda baca yang tertib.

2. Ejaan yang tidak terlampau menyimpang dari yang lazim dipergunakan atau ejaan standar.

3. Pembagian tulisan secara sistematik dalam alinea-alinea. Perlunya disiplin berpikir dan menuangkan pikiran dalam menulis

4. hingga sistematika tidak kalang-kabut, kalimat-kalimat tidak melayang kesana-kemari, bumbu-bumbu cerita tidak berhamburan menyimpang dari hal-hal yang perlu dan relevan

5 . Jujur menyebutkan sumbernya

 

Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Itu sebabnya, jika Anda tertarik untuk terjun ke dunia kepenulisan, syarat utamanya adalah harus merajinkan dan membiasakan diri untuk membaca.

 

Untuk memulia membuat artikel perhatikan juga beberapa hal yang bisa menjadi daya tarik buat pembaca.

  1. MEMILIH TOPIK

-         Cari yang sedang menjadi tren atau nyiptain tren.

-         Pilih yang dekat dengan kebanyakan sasaran pembaca kita.

-         Hindari topik yang tidak kita kuasai atau menimbulkan polemik yang tak perlu.

-         Biasakan berlatih mengikuti peristiwa yang berkembang untuk bahan tulisan.

  1. PERBANYAK KOSA KATA -à Biar tulisannya gurih dibaca.
  2. JUDUL YANG MENARIK à Judul adalah pancingan buat membaca. Buat yang ngepop, pake judul yang pendek
  3. SUB JUDUL à Pembaca biasanya jenuh dengan tulisan yang panjang.
  4. LEAD MENGGODA – Tulisan pembuka akan merangsang pembaca untuk terus membaca isi artikel yang kita buat. Jika lead-nya kurang menarik, pembaca akan mengucapkan “wassalam” saja.

 

 

Nah, sekarang, cobalah berlatih menulis artikel. Oke?

[ qizink]

3 komen sejauh ini

  1. sastroasmoro on Mei 15, 2008

    Halo….wah bagus sekali post anda. Memberikan pencerahan, saya sedang menulis novel sudah separuh jalan. Kerangkanya sudah 4 bulan ini ada diotak, tapi dari semuanya yang saya pelajari ternyata passion adalah yang terpenting. Tidak setiap saat keinginan untuk menulis itu muncul. Begitu muncul jangan disia-sikan terus tulis, tidak peduli salah ketik salah tanda baca , berhenti begitu kehilangan mood dan mulailah koreksi kesalahan - kesalahan tulisan.

    @ sastroasmoro
    Wahhh… udah mau bikin novel nih… aku tunggu ah… moga aja dapat kiriman buku edisi perdananya :)
    orang kadang malas menulis dengan alasan sedang tidak mood, padahal mood bisa diciptakan lho! Kalau lagi malas nulis novel, ya nulis puisi. Males nulis puisi, nulis aja diary. males nulis diary, tulis aja jadwal kegiatan. Malas nulis jadwal, tulis aja bon utang (ini wajib dicatet, takut lupa bayar :D). Pokoknya nulis…. nulis…. temen saya nanang suryadi, selalu menyempatkan menulis puisi di mana pun dia berada… dia sangat produktif menulis….
    Lebih bagusnya lagi, menulis emang udah dijadwalin… misalnya Fahri Asiza (penulis novel dan skenario), ia selalu menyempatkan menulis sebelum mengantarkan anaknya ke sekolah… walaupun tulisannya itu cuma satu paragraf…. sekali lagi… yang penting nulis :D

  2. sastroasmoro on Mei 17, 2008

    Bener juga ya mas….memang seniman sih ya mas… jadinya ada aja alasan buat nulis… tapi jujur nulis memang jauh lebih menyenangkan bikin rilex disela-sela kerjaan yang kadang bikin kepala mau pecah. Makasih sekali lagi pencerahannya…..

    Doain ya novel saya diterima n diterbitkan…

    Kalau sampai berhasil pasti anda saya kirimin..masak gurunya gak dikasih … ;)

    Sukses!

  3. syarief on Juni 28, 2008

    sy sdg googling n nemu situs ini. sy mmg sdg nyari tmpt utk nimba ilmu nuls. Sy jg lg bljr nulis. Alhamdulillah bk sy sdh terbt. tp sy msh mrs krg n ingn bljr. sy rasa site ini cck. salam. Syarief

Leave a reply