Arsip | September, 2007

Ngabuburit Di Kawasan Industri Baja

30 Sep

Duduk Di Bawah Pohon Rindang Atau Bersepeda Ria

Duduk ngobrol di bawah keteduhan pohon atau bersepeda ria bersama kawan-kawan satu club mengitari taman yang luas, memang memberikan semangat tersendiri. Dua hal itu bisa dilakukan di sekitar Stadion Krakatau Steel.
Di bulan Ramadhan, tempat yang satu ini tak luput jadi sasaran orang-orang berpuasa untuk ngabuburit atau nyore alias menunggu waktu berbuka puasa. Mereka bersepeda ria mengitari stadion sambil ngobrol. Tak perlu mengeluarkan tenaga karena bersepedanya tak perlu melaju kencang, santai tapi menyenangkan.
Di bawa keteduhan pohon-pohon akasia yang rindang berjejer di sepanjang lapangan panjat tebing, juga tampak beberapa orang beristirahat. Mereka juga asyik mengobrol, sambil melayangkan pandangan kea rah orang bersepeda atau orang melintas dengan beragam kendaraan.
Kesejukan tempat ini bukan main syahdu. Angin seakan tak pernah lelah berhembus. Tempat ini mudah dijangkau dari berbagai arah. Bahkan bersisian dengan perumahan penduduk atau kompleks KS.
Pukul 16.00 WIB, berbagai pedagang jajanan buka puasa juga sudah mulai bersiap-siap menjajakan dagangannya. Ada es buah segar, es kelapa muda, dan banyak lagi.
Para penghuni komplek mulai keluar. Beberapa di antara mereka membawa bayinya dalam kereta dorong. Sambil mengasuh bayi dengan kereta dorong, memanjakan mata sejenak sambil menunggu buka puasa memang sangat menghibur perasaan.
Tak perlu khawatir memikirkan buka puasa di mana. Di sekitar stadion pun menu makanan buka puasa tersedia komplit. Bahkan di pintu jalan utama menuju pintu gerbang stadion, sudah ada warung-warung permanen. (*)

Luka Bhiksu

29 Sep

orang-orang itu berjalan
di lapang waktu
dengan jubah berjuntai
menyapa angin menjadi deru
dalam gema yang sama

hey!
siapa mereka
para angkara bersenjata
dengan pongah menembaki
kepala tak berhelai itu hingga terkulai

hey!
luka itu sedarah dalam jubah
begitu merah
namun resah yang telah lama tersimpan
dalam jiwa itu
tak lagi bisa dihentikan

banten, 2007

Ketan Bintul Untuk Sultan

29 Sep

“Zink, gw lom pernah makan ketan bintul nih. Kalo reportasenya sih udah sering liat di tivi.”

Begitu kalimat yang diungkapin Aris en Dewi, dua reporter baru. Maklum aza, kedua wartawan itu lom ngerasain bintul, karena mereka emang bukan asal Banten. Keduanya adalah impor dari Jawa Tengah dan Ciputat (nah loh, Ciputat masuk Banten nggak sih? hehehe)

“Waduh gawat, kalau tinggal di Banten lom makan ketan bintul, matinya bisa penasaran. Bisa-bisa kamu jadi pocong,” ledek Asep, wartawan yang asli Serang.

Gw sih ketawa aza ngedenger ancaman Asep. Tapi buat ngobatin rasa penasaran dua sahabatku itu, aku bareng Eka langsung meluncur ke Pasar Lama buat nyari Ketan Bintul.

Di bulan puasa ini, nggak susah buat nyari makanan yang satu ini. Banyak banget lapak yang digelar buat ngejual makanan yang berbahan dasar ketan ini (lah iya lah, namanya aza ketan bintul. Kalo bahan dasaranya daging, bisa jadi namanya daging bintul). Nama pedagang yang cukup kesohor menjual ketan bintul di Pasar Lama adalah Mang Mamad yang lapaknya tepat di depan bank Danamon. Di tahun 80-an, nama yang terkenal adalah Bi Melah. Selain di sekitar pasar lama, pedagang ketan bintul juga tersebar di sekitar Islamic Center, Pasar Rau, Karangantu, dsb. Bahkan hampir sebagian besar pasar ternama di sekitar Cilegon, Serang, dan Pandeglang, pada saat Ramadhan dihiasi pedagang ketan bintul.

Sampai sekarang belum ada yang tahu kenapa makanan yang gurih dan legit itu dinamai ketan bintul. Hanya menurut abah emak dulu, ketan bintul adalah salah satu menu kesukaan para Sultan Banten untuk berbuka puasa. Ketannya yang lembut, gurih, dan lezat, memang mampu menggoda selera siapa saja untuk mencicipinya.

ketan ini semakin nikmat dengan ditaburi ampas kelapa goreng (serundeng) ditambah bumbu empal kerbau. Makanan ini lebih enak dinikmati selagi hangat….. MMmmhhh Nyam… Nyammm… (qizink)

Kondom Ngandung HIV

29 Sep

Hari ini gw baca berita yang cukup mengerikan di http://www.detik.com. Uskup Agung Francisco Chimoio, di Maputo, Mozambik ngungkapin sesuatu yang cukup mengejutkan. Seperti yang dilansir harian Trouw pada Sabtu (29/9), Uskup ngungkapin kalau Eropa sengaja ngirim kondom yang mengandung HIV buat warga Afrika, nah loh!
Selain kondom, obat-obatan buat penderita HIV juga ternyata mengandung HIV. Gile beneeeeeeeeer…! Sehingga penderita jadi semakin parah…. Busyet!
Nah kalo udah begini, kampanye penggunaan kondom buat mencegah HIV juga patut kudu dipertanyakan lagi. Jangan-jangan kondom yang dijual di Indonesia juga mengandung HIV. (udah ada yang meneliti belum sih?).
Gereja katolik Roma aja udah dengan tegas ngelarang pake kondom, walau buat pencegahan HIV. Nah gimana dengan kita?
Au ah….!

Dunia Dukung Biksu

29 Sep

[NEW YORK] Aksi para biksu dan biksuni Myanmar yang berunjuk rasa menentang junta militer mendapat dukungan dari para pemimpin dunia yang hadir dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Para pemimpin dunia meminta junta militer untuk menahan diri dan tidak melakukan kekerasan dalam menghadapi aksi para biksu itu.

Pernyataan sejumlah pemimpin dunia itu dilontarkan untuk menanggapi aksi unjuk rasa di Myanmar yang kian membesar. Pada Senin (24/9), jumlah pengunjuk rasa yang terdiri dari biksu, biksuni, aktivis prodemokrasi, dan warga, telah mencapai 100.000 orang.

Para pemimpin dunia menegaskan, junta militer Myanmar harus bertanggung jawab jika terjadi kekerasan dalam menghadapi aksi unjuk rasa itu. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak junta untuk melakukan pendekatan damai terhadap pengunjuk rasa.

Sedangkan Amerika Serikat (AS) mendesak penguasa Myanmar menggelar dialog dengan pengunjuk rasa. “Kami telah berkonsultasi dengan sekutu-sekutu dan sahabat kami di kawasan tentang perlunya dialog antara rezim militer dengan orang-orang yang mencari kebebasan itu,” ujar Juru Bicara Keamanan Nasional Gedung Putih Gordon Johndroe.

Menurut Penasihat Keamanan Nasional AS Stephen Hadley, AS akan memberikan sanksi baru terhadap Myanmar. Langkah baru AS terhadap Myanmar itu akan disampaikan Bush dalam pidato di Sidang Umum PBB.

“Presiden Bush akan mengumumkan sanksi baru terhadap Myanmar dan mengecam pihak-pihak yang memberikan dukungan keuangan terhadap junta militer di sana,” ujar Hadley.

Perdana Menteri Inggris Gordon Brown terang-terangan mendukung para pengunjuk rasa. “Ada ancaman nyata terhadap kemanusiaan dan kepercayaan telah menyatukan kita. Itu akan menjadi cahaya di kegelapan dunia. Sebuah pesan harus sampai kepada siapa saja yang mengalami kesewenang-wenangan, dimana pun, dari Myanmar hingga Zimbabwe. Hak asasi manusia (HAM) bersifat universal,” tegas PM Brown.

Menteri Luar Negeri Irlandia Dermot Ahern juga mendukung aksi para biksu. Dia menyatakan kagum atas keteguhan dan komitmen mereka pada penegakan demokrasi dan HAM.

Peringatan Junta

Untuk pertama kali junta militer Myanmar mengeluarkan peringatan keras terhadap para rohaniwan Buddha yang berunjuk rasa selama sepekan. Menurut media massa setempat, Menteri Agama Brigadir Jenderal Thura Myint Maung telah bertemu dengan sejumlah biksu senior di Pagoda Kaba Aye, Yangon, untuk menyampaikan peringatan itu.

“Jika para biksu melanggar hukum dan aturan dalam agama Buddha, kami akan melakukan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku,” Brigjen Thura memperingatkan seperti dikutip sebuah stasiun televisi lokal.

Di hadapan sejumlah biksu senior, Thura mengingatkan jangan sampai kesabaran pemerintah habis dengan aksi-aksi mereka. “Aksi unjuk rasa para biksu dan warga hanya mewakili dua persen rakyat Myanmar secara keseluruhan,” tegas militer.

Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama mendesak junta militer untuk tidak melakukan pendekatan kekerasan dalam menghadapi aksi unjuk rasa. “Saya menyampaikan dukungan dan solidaritas terhadap gerakan demokrasi damai di Myanmar. Saya sangat mendukung kebebasan dan demokrasi yang tengah diperjuangkan para biksu,” ujar Dalai Lama. [AP/AFP/Rtr/O-1]

Sumber : http://www.suarapembaruan.com

Orang Baduy Jadi Kapolda

28 Sep

Ups… Orang baduy bisa jadi Kapolda hanya ada di rekaman fotografi temen gw yang punya nama Ukon Sukanda. Bocah mungil ini berhasil nangkep sebuah momen Seba, ketika seorang warga Baduy duduk di sebuah kursi yang sejatinya bakal jadi tempat duduk Kapolda Banten yang saat itu dijabat Brigjen Pol Timur Pradopo.
Entah nggak tau atau apa maksudnya, si orang baduy ini dengan betapa cuexnya menduduki kursi Kapolda Banten. Bahkan tak hanya menduduki, si Baduy juga terlihat pulas duduk di kursi bersofa ini.
Sayangnya, Ukon nggak nyeritain gmana wajah para pejabat (atau kapolda sendiri) saat mengetahui kursi pejabat itu diduduki warga Baduy.
Emang saat acara seba berlangsung, banyak kejadian unik yang diperlihatkan warga Baduy. Pada 2007 ini, sekelompok anak muda menunggu saat acara seba di Gedung Gubernuran dengan menonton ‘Goyang Dombret’ di Alun-alun Serang. Bahkan nggak jarang warga BAduy juga terlihat terpaku nonton acara televisi dari toko elektronik yang ada di kawasan Royal. Tahun depan kejadian menarik apa lagi yang bakal diperlihatkan warga Baduy??? (qizink)

LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2007)

28 Sep

PT ROHTO-MENTHOLATUM kembali menyelenggarakan
LOMBA MENULIS CERPEN REMAJA (LMCR-2007)
Memperebutkan
LIP ICE SELSUN GOLDEN AWARD Plus Hadiah Senilai Rp 80 JUTA

Peserta 3 (tiga) Kategori: Pelajar SLTP, SLTA dan Mahasiswa/Umum (Termasuk Guru)
Tiap peserta boleh mengirim lebih dari satu judul

Kategori Lomba

Lomba dibagi dalam 3 (tiga) kategori: A. Peserta Pelajar SLTP; B. Peserta Pelajar SLTA dan Kategori C. Peserta Mahasiswa/Umum (Termasuk Guru)

Syarat-syarat Lomba :

  • Lomba terbuka untuk pelajar SLTP, SLTA dan Mahasiswa/Umum dari seluruh Indonesia atau yang sedang studi di luar negeri.
  • Lomba dibuka tanggal 10 Juli 2007 dan ditutup tanggal 10 Oktober 2007
  • Tema cerita: Dunia remaja dengan segala aspek kehidupannya (antara lain tentang: cinta, kebahagiaan, kepedihan, harapan dan cita-cita, suka-duka persahabatan, hubungan antara anak dan orangtua/keluargany a, perjuangan hidup dan sebagainya)
  • Judul bebas, tetapi harus mengacu pada Tema Butir 3
  • Setiap peserta diperkenankan mengirimkan karya yang dilombakan lebih dari 1 (satu) judul
  • Naskah wajib ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik, benar, indah (literer) serta kreatif-komunikatif . Bahasa gaul, slank dan bahasa daerah maupun asing hanya digunakan untuk dialog, tetapi tidak untuk narasi
  • Naskah yang dilombakan harus asli (bukan jiplakan atau terjemahan karya asing) dan belum pernah dipublikasikan serta tidak sedang diikutsertakan dalam lomba serupa yang bukan diselenggarakan oleh PT ROHTO Laboratories Indonesia 

Ketentuan naskah yang dilombakan:

  • Ditulis di atas kertas ukuran kuarto (A-4), ditik berjarak 1,5 spasi, 12 point, font Times New Roman, margin-kiri kanan rata (Normal + Justified)
  • Panjang naskah minimal 6 (enam) halaman, maksimal 10 (sepuluh) halaman
  • Naskah yang dlombakan dikirim ke Panitia LMCR-2007 dalam bentuk print-out 3 (tiga) rangkap disertai copu file dalam bentuk disket atau CD
  • Naskah disertai sinopsis (ringkasan cerita); mini-biodata pengarang, foto-copy indentitas (pilih salah satu: KTP atau SIM/Paspor/Kartu Mahasiswa/Kartu Pelajar yang masih valid) dan foto berwarna pose bebas/rileks ukuran 4R
  • Setiap judul naskah yang dilombakan wajib dilampiri salah satu kemasan produk dari PT ROHTO Laboratories yaitu LIP ICE jenis apa saja atau seal (segel pengaman SELSUN GOLD FOR TEEN/SELSUN BLUE 5)
  • Naskah yang dilombakan beserta persyaratannya dimasukkan ke dalam amplop tertutup (dilem rapat), cantumkan tulisan PESERTA LMCR-2007 LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD pada kiri atas amplop. Tulis pula kategorinya.
  • Berkas Butir f dikirim ke alamat Panitia LMCR-2007 LIP ICE-SELSUN GOLDEN AWARD: Jalan Gunung Pancar No.25, Bukit Golf Hijau, Sentul City, Bogor 16810 – Jawa Barat.
  • Hasil lomba diumumkan 10 November 2007 melalui http://www.rohto.co. id dan Majalah ANEKA YESS!, atau hubungi HP No. 08158118140
  • Keputusan Dewan Juri bersifat final dan mengikat
  • Naskah yang dilombakan jadi milik PT ROHTO Laboratories Indonesia. Hak cipta milik pengarangnya

Hasil Lomba

Masing-masing kategori pemenangnya terdiri dari: Pemenang I, II II dan 5 (lima) Pemenang Harapan Utama serta 10 (sepuluh) Pemenang Harapan.

Hadiah Untuk Para Pemenang *)

Kategori A (Pelajar SLTP): Pemenang I – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Lip Ice-Selsun Golden Award; Pemenang II – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam Lip Ice-Selsun; Pemenang III – Uang Tunai Rp 2.000.000,- + Piagam Lip Ice-Selsun. Pemenang Harapan Utama 5 (lima) orang, masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam Lip Ice-Selsun dan 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Buku Kumpulan Cerpen Pemenang LMCR-2006 + Piagam Lip Ice-Selsun. à 1 (Satu) Unit Mesin Tulis Elektrik diberikan kepada Sekolah Pemenang I

Kategori B (Pelajar SLTA): Pemenang I – Uang Tunai Rp 5.000.000,- + Lip Ice-SelsunGolden Award; Pemenang II – Uang Tunai Rp 4.000.000,- + Piagam Lip Ice-Selsun; Pemenang III – Uang Tunai Rp 3.000.000,- + Piagam Lip Ice-Selsun. Pemenang Harapan Utama 5 (lima) orang, masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.000.000,- + Piagam Lip Ice-Selsun dan 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Buku Kumpulan Cerpen Pemenang LMCR-2006 + Piagam Li Ice-Selsun. à 1 (Satu) Unit Mesin Tulis Elektrik diberikan kepasa Sekolah Pemenang I

Kategori C (Mahasiswa/Umum) : Pemenang I – Uang Tunai Rp 7.500.000,- + Lip Ice-Selsun Golden Award; Pemenang II – Uang Tunai Rp 6.000.000,- + Piagam Lip Ice-Selsun; Pemenang III – Uang Tunai Rp 5.000.000,- + Piagam Lip Ice-Selsun. Pemenang Harapan Utama 5 (lima) orang, masing-masing mendapat Uang Tunai Rp 1.500.000,- + Piagam Lip Ice Selsun dan 10 (sepuluh) Pemenang Harapan masing-masing mendapat Buku Kumpulan Cerpen Pemenang Pemenang LMCR-2006 + Piagam Lip Ice Selsun à 1 (Satu) Unit Mesin Tulis Elektrik diberikan kepada Perguruan Tinggi Pemenang I

*) Pajak hadiah para pemenang ditanggung PT ROHTO Laboratories Indonesia

Biksu Lawan Tentara!

27 Sep

Berita apa yang menarik di bulan puasa ini? Harga sembako naek, sidak Menuhub ke Pelabuhan Merak, pemudik bakal meningkat, atau parade aparat keamanan buat nyambut Operasi Ketupat, ah itu sudah rutinitas Ramadhan.

Trus terang, dalam tiga hari ini gw lagi suka ngamati berita aksi damai para biksu di Myanmar buat ngelawan Junta Militer. Gw seneng banget ngeliat wajah-wajah teduh itu, begitu tenang melakukan aksi buat ngelawan kelompok militer yang punya kelengkapan senjata.

Ooouuuwww….. Tentu gw bukan berharap agar dalam aksi itu ada kekerasan. NO!! Gw nggak tega ngeliat kepala seorang biksu yang baru saja dicukur tewas dengan kepala berlumur darah, setelah kepalanya dikepruk tentara.

Gw cuma ngeliat begitu kuatnya keyakinan para biksu tersebut dalam melawan sebuah kekuatan yang sedang berkuasa. Keyakinan mereka buat ngebela rakyat itu yang bikin gw ngacungin jempol. Seandainya para tokoh di negeri ini, berani maju ke depan untuk membela rakyat, duhhh… !!!

==========================================================

Ini salah satu berita yang bikin gw miris. Berita ini berassal dari Jawa Pos.

Darah Akhirnya Tumpah di Pagoda

Laporan Kardono Setyorakhmadi
Dari Bangkok, Thailand
Tiga Tewas, 200 Ditangkap
BANGKOK – Kekhawatiran aksi damai para biksu dan rakyat Myanmar dihadapi dengan kekerasan oleh rezim militer akhirnya menjadi kenyataan. Karena imbauan jam malam dan larangan berkumpul diabaikan, ratusan polisi dibantu tentara Myanmar secara represif menghalau aksi damai sekitar 10 ribu biksu dan rakyat yang tetap berlangsung kemarin.
Dilaporkan seorang biksu tewas tertembak dan empat lainnya luka-luka, termasuk di antaranya seorang biksuni. Selain itu, ratusan demonstran lainnya ditangkap aparat dalam upaya represif itu. Sumber Reuters malah menyebutkan tiga biksu tewas dan puluhan terluka.

Jatuhnya korban setelah aksi demo perlawanan memasuki hari kesembilan itu diungkapkan seorang anggota kelompok perlawanan bawah tanah Myanmar. “Mereka (aparat) menembak dan menghantam kami di kompleks Pagoda Sule dekat Balai Kota Yangon,” lanjut informan pria yang menolak disebutkan namanya. “Ini menandakan kalau rezim militer sama sekali tak menghiraukan tuntutan kami dan menunjukkan watak aslinya,” imbuhnya.

Duta Besar Inggris di Myanmar Mark Canning mengatakan kepada koresponden BBC, seorang biksu yang rambutnya seperti baru dicukur habis tewas tergeletak di kompleks Pagoda Shwedagon dengan kepala berlumur darah.

Kekerasan dan jatuhnya korban kemarin memang sudah dikhawatirkan banyak pihak akan terjadi setelah junta militer mengumumkan sejumlah larangan terhadap warga dan biksu. Rabu (26/9) dini hari, junta militer memberlakukan jam malam mulai petang sampai subuh dan larangan berkumpul lebih dari lima orang. Larangan itu berlaku 60 hari sejak kemarin.

Seperti diduga, larangan itu sama sekali tak digubris para penggerak unjuk rasa damai. Kemarin pagi warga sipil tetap berkumpul di dekat Pagoda Sule. Mereka menunggu datangnya satu prosesi sekitar 10.000 biksu dan warga sipil. Menghadapi aksi nekat itu, pasukan keamanan bersenjata senapan, pentungan, dan perisai digelar di tempat-tempat penting untuk menghadang barisan unjuk rasa.

Unjuk kekuatan tentara Myanmar itu tak juga membuat semangat biksu dan warga menciut. Bahkan, jumlah peserta aksi terus bertambah ketika prosesi mendekati candi Buddha di pusat kota. Di tempat itu pertumpahan darah terburuk ketika pasukan melepaskan tembakan terhadap para pemrotes pada 1988 terjadi. Pemberontakan besar terakhir di negara yang dulu bernama Burma itu menewaskan sekitar 3.000 orang.

Karena imbauan dan penghadangan tidak berhasil, polisi dan tentara Myanmar mulai bertindak keras terhadap peserta aksi. Beberapa tentara terlihat melepaskan tembakan peringatan dan menghujani para biksu dengan gas air mata.

Melihat pasukan keamanan mulai kalap, para demonstran segera lari mencari tempat berlindung. Para saksi mata dan biksu mengatakan, sejumlah ulama Buddha dipukuli dan dibawa dari Pagoda Shwedagon, tempat awal unjuk rasa yang dipimpin para biksu pekan lalu menentang pemerintah militer yang berkuasa 45 tahun.

Para saksi mata mengatakan, pasukan keamanan membakar pipa-pipa plastik untuk mengisi lokasi itu dengan asap. “Banyak biksu memakai masker dalam usaha menghadapi dampak gas air mata,” kata seorang saksi mata. Usai aksi kekerasan, sekitar 200 biksu dan warga ditahan. Di antara yang ditahan adalah dua tokoh perlawanan, U Win Naing dan pelawak populer Zaganar.

Sumber di Rumah Sakit Yangon membenarkan seorang biksu tewas dan dua lainnya terluka serius akibat tindakan represif militer. Korban luka adalah seorang biksuni dan sopir taksi setempat.

Sikap keras kepala junta militer itu kembali mengundang kemarahan pemimpin dunia. Perdana Menteri Inggris Gordon Brown mengimbau Dewan Keamanan PBB segera mengadakan pertemuan darurat. “PBB harus segera mengirim utusan ke Myanmar, situasi sudah gawat. Tindakan ini untuk menunjukkan bahwa tidak ada pelanggar HAM yang kebal dari hukum,” tegas Brown kemarin.

Tumpahnya darah di Yangon juga mengundang kemarahan pemerintah AS. Juru Bicara Gedung Putih Gordon Johndroe mengatakan, jika berita kekerasan dan korban tewas di Myanmar benar, AS dan negara lain dunia tak boleh tinggal diam. “Kita tak boleh membiarkan rakyat Myanmar menderita oleh kesewenang-wenangan,” tegasnya.

Meskipun mendapat sorotan dunia internasional, junta militer tetap menganggap tindakan tegas yang dilakukannya terhadap pengunjuk rasa sudah benar. Bahkan dalam pernyataan yang disampaikan Menteri Agama Brigjend Thura Myint Maung kemarin, aksi protes yang terus membesar dalam sembilan hari terakhir disebutkan diorganisasi oleh elemen merusak dari dalam dan luar negeri.

Dalam pidato di radio pemerintah, Thura Myint Maung menyatakan, sekelompok orang dari dalam dan luar negeri terus menerus melakukan aktivitas yang bertujuan memecah belah rakyat Myanmar. “Mereka melakukan itu untuk menciptakan citra bahwa semua upaya pemerintah untuk mengendalikan situasi selalu berakhir dengan kerusakan “. tegasnya.

Selanjutnya Myint Maung menyebut beberapa media seperti BBC, VOA, RFA (Radio Free Asia), dan DVB (Democratic Voice of Burma) sebagai pelaku yang mendukung aksi mendeskreditkan pemerintah Myanmar.

Thura Myint Maung yang selalu menjadi juru bicara dalam krisis aksi biksu itu menegaskan pemerintah sama sekali tak risau dengan demo yang berlangsung selama sembilan hari itu. “Jumlah biksu yang demo hanya terlihat besar, karena mereka berkumpul di satu tempat. Namun, sesungguhnya jumlah mereka hanya 2 persen dari keseluruhan jumlah biksu di Myanmar ” ujarnya.

Sebagian besar biksu yang lain, klaim Myint Maung, sibuk dengan aktivitas kerohanian. Para biksu yang turun ke jalan hanya para biksu muda yang mudah terhasut.

Dari New York, AS, wartawan Jawa Pos Rohman Budijanto melaporkan, Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda mengaku selalu mengikuti dengan prihatin perkembangan demo yang meluas di Myanmar. “Kami mengharapkan demo damai itu tak dihadapi dengan kekerasan,” kata Hassan usai mendampingi presiden melakukan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Konjen RI di New York, Rabu malam (Kamis dini hari WIB).

Bagaimana dengan peran Indonesia yang merupakan anggota Dewan Keamanan PBB? Dia menyebut, pada Januari lalu, ada inisiatif dari AS sebagai anggota tetap DK terhadap Myanmar. Tapi, langkah itu diveto oleh Rusia dan China.

Menlu menyayangkan mereka terlalu cepat menggunakan senjata pemungkas berupa veto itu. Apakah ASEAN tidak bisa memberikan sanksi lewat status keanggotaan? Kata Menlu, ASEAN pernah melompati Myanmar saat akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN dan langsung ke giliran berikutnya, Filipina. “Ini sebenarnya tindakan (sanksi) nyata, bukan sekadar simbolis,” katanya.

Namun, itu memang tak mengubah keadaan di negeri yang namanya diubah oleh junta militer dari Burma ke Myanmar (singkatan dari Myanma Naingngandaw atau Myanmar Serikat) pada 1989 itu. (afp/ap/rtr/ano)

Handuk Dari China Beracun!!!

26 Sep

(Erabaru.or.id) – Asosiasi Perlindungan Alam Swedia mempublikasikan laporan yang mengetengahkan penemuan produk berbahaya asal China lainnya. Dari hasil penelitian, mereka menemukan bahan kimia beracun yang berbahaya bagi tubuh manusia pada handuk asal China.

Pada 11 September lalu, dipublikasikan laporan yang cukup mengejutkan warga Swedia. Laporan ini dibuat berdasarkan penelitian selama 10 tahun yang dilakukan oleh Departemen Resapan Air Swedia. Penelitian berawal ketika ditemukannya bahan kimia berbahaya pada aliran sungai Swedia, Dalam laporannya, terungkap bahwa bahan kimia tersebut berasal dari tekstil asal China.

[Mikael Karlsson – Ketua Asosiasi Perlindungan Alam Swedia]
Kami menemukan 20 merek handuk asal China yang dijual di retail-retail besar Swedia, positif mengandung bahan kimia beracun seperti logam berat dan nonylphenol. Bahan ini sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungan hidup. Dari hasil penelitian kami, bahan nonyphenol ini dapat merusak system hormon dan jaringan reproduksi manusia.

Publikasi laporan ini membawa reaksi yang cukup cepat, retail-retail besar Swedia segera menarik 20 merek handuk yang positif mengandung bahan kimia beracun ini. Hukum Swedia melarang penggunaan bahan kimia ini pada produk lokal, namun belum ada hukum yang melarang penggunaan bahan kimia ini pada produk impor.

Wartawan NTDTV melaporkan dari Stockholm, Swedia. (*)

 

Aku Bisa Santai

26 Sep

Hari ini gw nggak ikut meeting . Mata ngantuk banget sih setelah semalam nonton Metro Realitas tentang penculikan. Jam 10 gw baru mulai hunting. Seperti biasa si kafka nggak ada di rumah, karena dah nyari ‘Nyam-nyam’ sama si Teteh. Walau kesiangan, aku bisa santai, proyeksi berita dah digarap semalaman sama rekan Ila dan Esl di Gubernuran. kebetulan banget banyak pejabat yang datang, buat ngadirin ekspos Menhub tentang persiapan mudik lebaran.

Hari ini gw cuma mau ke DPRD. Ada agenda paripurna. Nggak ada yang menarik sih paripurna itu selain cuma tanggapan bupati atas usulan raperda…. (huuuuu… raperda lagi raperda lag…. implementasinya mana?). Aku datang ke dewan cuma buat ngejar komentar bupati tentang rencana mutasi dan promosi pejabat di eselon II. Maklum aja, udah hampir 4 bulan, 4 dinas di Pemkab Serang cuma dipegang Pjs. Karena pejabatnya pensiun dan mengundurkan diri. Sehuingga rencana mutasi dan mutasi di eselon II ini banyak ditunggu masyarakat. Tapi ternyata, bupati lagi-lagi lom bisa ngasih kepastian waktu ‘perombakan pejabat pemkab’ ini. Hmmmm…. (mumpung puasa, kudu sabar lagi).

Hari ini juga gw harus berburu komentar tentang rencana pengangkatan CPNS Pemkab Serang. Sekitar Oktober ini ada 2.257 tenaga honorer yang bakal diangkat jadi CPNS. Tapi masalah, pengangkatan ini juga nimbulin kekecewaan buat masyarakat umum yang pingin juga ngadu nasib jadi CPNS. Mereka kecewa lantaran tak ada kuota CPNS lewat rekruitmen dari luar honorer.

(q)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.